ASPIRASI TORA: PERAN PENGAWASAN INSPEKTORAT KAB. BELU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Rabu (21/08), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu bekerjasama dengan LPP Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua mengadakan Dialog Aspirasi TORA dengan narasumber Inspektur Inspektorat Kabupaten Belu.


Dialog Apirasi Tora dengan Narasumber Inspektur Inspektorat Kabupaten Belu – R. Th Jossetyawan Manek, S.Pt ini membahas tentang Peran Pengawasan Inspektorat di Kabupaten Belu.
Dalam Dialog Aspirasi Tora Inspektur Inspektorat Kabupaten Belu – R. Th Jossetyawan Manek, S.Pt mengatakan tugas yang dijalankan Inspektorat seperti perumusan kebijakan, mengfasilitasi baik di bidang pengawasan, pendampingan sampai dengan mengfasilitasi pembinaan.
Kebijakan teknis Inspektorat adalah dari sisi pengawasan, pembinaan dan pendampingan dengan tugas meliputi pengawasan internal dan review terhadap dokumen – dokumen baik itu dokumen perencanaan dan pada tahun 2019 Inspektorat akan melaksanakan reviuw Dana Alokasi Khusus (DAK) dan khusus untuk Dana Desa juga akan dilakukan review.

Gambar mungkin berisi: 1 orang
Inspektur juga menambahkan khusus untuk pengelolaan dana desa peran Inspektorat yakni pembinaan dan pendampingan melalui inovasi Coffee morning yakni satu media dimana semua elemen kelompok terbawah yakni masyarakat desa dan OPD terkait dan Penegak Hukum untuk sama-sama memberikan pengetahuan untuk bagaimana mengelola dana Desa terebut. Bukan saja coffee morning tetapi Inspektorat juga melakukan pendampingan melalui sosialisasi dan Bimtek kepada aparat tingkat bawah. Inspektorat juga sudah meyiapkan satu ruang yakni ruang pojok konsultasi.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan
Diakhir Dialog Inspektur Inspektorat juga menambahkan bahwa mimpi besar dari Inspektorat Kabupaten Belu kedepan lebih Independen yakni mendapatkan peran yang lebih besar dari sisi independensi, kebijakan–kebijakan pengawasan, pembinaan dan pendampingan bisa dimaksimalkan. Inspektur juga berharap dari sisi kuantitas ada penambahan personil kepada inspektorat, karena Inspektorat Kabupaten Belu mendapatkan catatan khusus baik itu dari KPK dan BPKP bahwa jumlah auditor di Inspektorat Kabupaten Belu masih sangat kurang.

Foto/Berita: Anna Ukat & Cranses Fontes

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.