ANGIN PUTING BELIUNG ANCAM PEMUKIMAN WARGA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Rabu(31/07), Akibat kemarau yang panjang dan perubahan cuaca yang menghasilkan fenomena Awan Kumulonimbus mengancam pemukiman warga di Desa Umaklaran Kecamatan Tasifeto Timur. Salah satu rumah warga rusak berat, sehingga pemilik rumah belum bisa menempati rumahnya oleh karena rumah yang mereka tempati rusak berat.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk dan orang berdiri

Josep K. Laka – Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Belu mengatakan terkait dengan terjadinya bencana angin puting beliung yang menerpa rumah warga Desa Umaklaran ini, pihaknya akan melakukan tanggap darurat dengan mengambil data korban bencana dan selanjutnya timnya akan datang membawa bantuan berupa terpal, makanan siap saji, dan selanjutnya membangun kembali rumah warga yang rusak dengan bantuan logistik yang ada.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, luar ruangan

“Untuk sementara kita mendata warga yang terkena bencana dan selanjutnya kita lakukan tanggap darurat, kita memberikan bantuan berupa terpal dan makanan siap saji dan selanjutnya tim teknis akan melakukan pembangunan kembali rumah yang rusak dengan bahan-bahan yang telah disediakan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Belu,” Ujarnya.

Pemilik rumah – Silfino Dasilva sangat mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari Pemerintah Daerah untuk membantu keluarganya, karena saat ini mereka hanya menumpang di rumah tetangganya.

Gambar mungkin berisi: luar ruangan

“Saya berharap Pemerintah Daerah dapat membantu kami,” Ungkap Silfino saat media Kominfo mendatangi rumahnya.
Saat ini BPBD Kabupaten Belu sudah mendata dan berkordinasi dengan berbagai instansi, untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah ini. Bencana angin putting beliung ini terjadi di desa Umaklaran kecamatan Tastim RT 12 RW 06 saat penghuni rumah tidak berada di kediamannya.

Berita/Foto: Hengki Mao & Jhon Dasilva

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.