ADVOKASI DAN KIE PROGRAM KKBPK BAGI PEMANGKU KEBIJAKAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Kamis (05/12), Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT- Ny. Julie S. Laiskodat menghadiri kegiatan pertemuan Advokasi dan KIE Program KKBPK bagi Pemangku Kebijakan yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Belu-Drs. Petrus Bere, berlangsung di Aula Hotel Nusatara Dua Atambua.

Kegiatan Advokasi dan KIE Program KKBPK bagi Pemangku Kebijakan ini merupakan program KKBPK dari, oleh dan untuk keluarga menuju NTT Bangkit dan Sejahtera yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi NTT bekerjasama dengan BKKBN Kabupaten Belu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi tentang peran dan manfaat program Keluarga Berencana bagi masyarakat untuk pembangunan desa, kelurahan dan keluarga.

Kegiatan pertemuan Advokasi dan KIE Program KKBPK bagi Pemangku Kebijakan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT- Ny. Julie S. Laiskodat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT – Marianus Mau Kuru, SE., MPH. Dengan menghadirkan para peserta yakni para Kepala Desa, Lurah dan para Camat yang ada di wilayah Kabupaten Belu.

Dalam sambutan Gubernur NTT – Viktor B. Laiskodat yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Belu- Drs. Petrus Bere mengatakan pertemuan advokasi program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga bagi para camat, kepala desa dan lurah sebagai tindak lanjut rapat kerja akbar antara Gubernur, Walikota, para Bupati, para Camat, dan para Kepala Desa/Lurah pada tanggal 24 Oktober 2019 di Kupang dengan tema Kolaborasi membangun NTT dari desa dan kelurahan untuk mewujudkan NTT Bangkit menuju sejahtera.

“Saya sangat mengapresiasi perwakilan BKKBN Provinsi NTT yang telah menterjemahkan dan menindaklanjuti dengan mengadakan program kegiatan advokasi ini,” ungkap Gubernur NTT.

Berbicara tentang pertumbuhan penduduk dan dampaknya yang menjadi perhatian dunia Internasional, PBB dalam peringatan hari kependudukan dunia tahun 2011 yang mengangkat 7 isu diantaranya – isu kemiskinan dan ketidaksetaraan, perempuan dan remaja putri, orang muda, kesehatan dan hak reproduksi, kelestarian lingkungan, penduduk lansia dan peningkatan perkotaan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT- Ny. Julie S. Laiskodat mengatakan Hari ini kita lakukan pertemuan bersama Kepala Desa, Lurah, dan Camat ini sangat penting dan mereka pemangku kebijakan dan yang semestinya menjadi pimpinan didaerahnya dan program kerja provinsi maupun Pusat pun tidak mungkin bisa berhasil kalau tanpa ada kerjasama dari semua stekholder. Karena tujuan pemerintah itu setiap program berorientasi demi kepentingan masyarakat.

Ny. Julie S. Laiskodat juga menambahkan kehadiran ketua PKK adalah untuk menjaring dan membagi informasi tentang apa kegiatan PKK 2020 lebih baik lagi. Menurut saya adalah sekarang bukan waktunya teori dan teori tetapi sekarang ini harus action, jadi saya berharap dengan PKK punya desa model ini bisa membawa banyak lagi kepala Kepala Desa, Lurah dan Camat bisa membuat program-program yang lebih banyak langsung kepada masyarakat. Contoh sangat krusial tapi mungkin kita anggap biasa tetapi sangat sulit sekali adalah tentang stunting, gizi buruk jadi dengan mengkampanyekan gerakan makan ikan bisa memberantas masalah secara dini dimulai dari tingkat desa/kelurahan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT – Marianus Mau Kuru, SE., MPH mengungkapkan NTT bangkit itu dilihat dari kwalitas sumber daya manusia, kita membangun orang pintar, hebat semua baru orang bisa bekerja, namun untuk mewujudkan hal itu tidaklah mudah dan haruslah terencana dengan baik. Jadi setiap anak diharapkan mendapatkan asupan yang baik bagi ibu maupun anak. Dan sekarang saatnya kita harus bergandengan tangan untuk melaksakan program KKBPK agar dapat terencana dengan baik. Sesuai dengan visi dan misi Gubernur sehingga bisa dilaksanakan secara terencana dan terstruktur dengan baik.

Pemateri pada kegiatan advokasi dan KIE Program KKBPK bagi Pemangku Kebijakan ini yakni Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NT – Marianus Mau Kuru, SE., MPH dengan materinya Manfaat Program KB untuk Pembangunan Desa dan Optimalisasi Peran Kepala Desa /Lurah dalam Pelaksanaan Program KKBPK dan Kampung KB.

Berita: Asih Mukti & Jhon Da Silva

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.