BUPATI BELU MENGAMBIL SUMPAH DAN MELANTIK KEPALA DESA JENILU DAN KEPALA DESA FATUKETI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Jumat (13/12), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengambil Sumpah dan Melantik Kepala Desa Jenilu dan Kepala Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak, berlangsung di Aula lantai satu Kantor Bupati Belu.

Pada acara pengambilan sumpah dan pelantikan juga dilakukan pembacaan Surat Keputusan Bupati Belu tentang Pengesahan Calon Kepala Desa, Berita Acara Pengambilan Sumpah dan Kata Pelantikan serta Penyematan Tanda Pangkat dan Jabatan oleh Bupati Belu kepada Kepala Desa Jenilu – Daniel Robert Fatikanova dan Kepala Desa Fatuketi – Markus Taus.

Dalam sambutannya Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengucapkan profisiat kepada dua Kepala Desa yang dilantik, tetaplah melayani masyarakat secara baik.

“ Mulai hari ini tidak ada lagi sekat-sekat dalam melayani masyarakat, karena dengan dilantiknya kalian berdua menjadi Kepala Desa ini adalah melalui sistem demokrasi, saya yakin dan percaya bahwa Kepala Desa yang dilantik hari ini tidak punya niat untuk menyalah gunakan keuangan, oleh karena itu semua keuangan harus dikelola secara transparan dan terbuka, “ tegas Bupati Belu.

Bupati juga berpesan kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat menganggarkan sedikit dana untuk kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni kurang lebih satu desa dengan 25 unit rumah.

“ Saya yakin rumah tidak layak huni bisa teratasi, selain itu juga dana desa bisa dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat dengan pengelolaan tempat – tempat wisata melalui bumdes,’’ ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Belu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Belu –Theodorus M.Tefa mengatakan beberapa waktu lalu telah kita saksikan 25 Kepala Desa di lantik dan pada hari ini ada 2 Kepala desa yang di lantik, dengan demikian tinggal 5 Kepala Desa yang kemudian akan dilantik setelah selesai masa jabatannya. Pelantikan ini merupakan acara seremonial Pemerintahan yang dimaknai sebagai proses peralihan tanggung jawab kepemimpinan pemerintahan ditingkat desa sebagai abdi masyarakat dengan tugas dan fungsinya sebagai pelindung masyarakat dari segala situasi dan kepentingan yang dapat mengancam ketenteraman masyarakat. Dan sebagai pengayom masyarakat dituntut harus mampu menjaga keselarasan dan keharmonisan kepentingan masyarakat, sehingga kedamaian dan ketenteraman keseharian masyarakat dapat terwujud.

“ Untuk itu segala selang pendapat dan perbedaan yang terjadi selama proses demokrasi beberapa waktu yang lalu harus segeara diselesaikan dengan merangkul segenap masyarakat dengan sepikiran dalam membangun desa kedepan”, kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Belu.

Turut hadir dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan Kepala Desa yakni perwakilan Kajari Kabupaten Belu, Pimpinan OPD Kabupaten Belu, Tokoh Masyarakat, Masyarakat Desa Jenilu dan Masyarakat Desa Fatuketi.

Berita/Foto: Asih Mukti & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.