OPTIMALISASI PAD SEKTOR PAJAK, BAPENDA BELU CIPTAKAN INOVASI TABUR PBB-P2

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Jumad(15/11), Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu melalui Evaluasi atas semua kendala dan masalah yang dapat menghambat percepatan dan peningkatan PAD sektor pajak, terus mencoba menggali ide untuk menemukan berbagai gagasan yang inovatif, sebagai langkah strategis dalam menjawab berbagai kendala yang ada. Dari beberapa inovasi yang telah dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu dalam rangka optimalisasi PAD sektor pajak, saat ini satu lagi inovasi yang diluncurkan atau di implementasikan yaitu Inovasi dengan Tagline TABUR PBB-P2 (tabungan rakyat PBB-P2) bertempat di Desa Lawalutolus Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Inovasi dengan Tagline TABUR PBB-P2 (tabungan rakyat PBB-P2) merupakan sebuah inovasi yang memiliki daya ungkit dalam percepatan realisasi pembayaran PBB-P2 tepat waktu, menekan angka piutang tidak bertambah, mencegah korupsi oleh penyalah gunaan kewenangan atau kepercayaaan dari petugas pemungut pajak, serta melatih atau membina kemandirian wajib pajak untuk bertanggung jawab membayar pajak sebagai kewajibannya.

Inovasi Tabur PBB-P2, adalah inovasi bersama Pemkab Belu dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu dan Pemerintah Desa serta mendapat dukungan penuh dari Bank NTT Cabang Atambua sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Belu dalam pengelolaan pajak bersifat aplikasi berbasis Online.

Adapun desa-desa yang menjadi Project Leader Inovasi, ada 9 Desa dari 9 Kecamatan yang akan menjadi Desa pilihan sebagai Desa Inovasi Tabur PBB-P2 yaitu, Desa Sarabau kecamatan Tasifeto Timur, Desa Leosama Kecamatan Kakuluk Mesak, Desa Lawalutolus Kecamatan Tasifeto Barat, Desa Maneikun Kecamatan Lasiolat, Desa Maumutin Kecamatan Raihat, Desa Mahuitas Kecamatan Lamaknen, Desa Renrua Kecamatan Raimanuk, Desa Nanaenoe Kecamatan Nanaet Duabesi dan Desa Ekin Kecamatan Lamaknen Selatan.

Kepala Desa Lawalutolus – Maria Gaudensia Ut, saat ditemui diruang kerjanya di Kantor Desa Lawalutolus menyampaikan Desa Lawalutolus merupakan salah satu Desa yang mewakili desa-desa lain di Kecamatan Tasbar yang masuk dalam Project Leader yang artinya Desa kita membayar pajak lunas sebelum jatuh tempo.

“ Kelebihan dari inovasi TABUR PBB-P2 adalah saat kita menagih masyarakat sudah menyiapkan tabungan tersendiri. Dan bertepatan pada hari ini dengan digelarnya Launching Inovasi TABUR PBB-P2 ini dengan sendirinya masyarakat sudah akan sadar bahwa tahun depan pas jatuh tempo berarti uang sudah ada, sehingga tidak menghambat atau tidak menyita waktu dari aparat seperti Kepala Dusun atau RT untuk keluar tagih pada masyarakat, saat jatuh tempo pajak tahun depan kita akan hadirkan Bapenda, Bank NTT dan peserta wajib pajak dengan membawa celengan yang hari ini telah mereka resmikan, dan kedepannya setiap bulan atau setiap minggu dari mereka punya sisa pembelanjaan sehari-hari dapat mereka sisihkan,” ujar Maria.

Keberhasilan para Kepala Desa dan Masyarakat dalam pelaksanaan Inovasi TABUR PBB-P2 akan menjadi contoh yang baik yang dapat di ikuti oleh 60 (enam puluh) desa dan 12 Kelurahan untuk melaksanakan Inovasi TABUR PBB-P2 pada tahun pajak 2020.

Hadir dalam kegiatan Launcing Inovasi TABUR PBB-P2 di Desa Lawalutolus ini yakni Anggota DPRD Kabupaten Belu, yang mewakili Pimpinan Bank NTT Cabang Atambua, para Pimpinan OPD Kabupaten Belu, Camat Tasifeto Barat, Camat Atambua Selatan, Kapolsek Tasifeto Barat, Danramil Tasifeto Barat, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, para Kepala Desa se-Kecamatan Tasifeto Barat, serta Masyarakat Desa Lawalutolus.

Berita/Foto: Novita & Wilson

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.