KASAT POL PP BELU BAGI KOTAK SAMPAH KHUSUS KENDARAAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (25/10), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu – Aloysius M. Fahik, S.STP membagikan sejumlah kotak sampah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, bertempat di Plaza Pelayanan Publik Timor – Atambua.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang berdiri

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu – Johanes Andes Prihatin, SE., M.Si yang juga menjabat sebagai Plt. Kadis Pariwisata Kabupaten Belu usai kegiatan mengatakan pihaknya sangat mendukung apa yang telah diinisiati oleh Kasat Pol PP dalam rangka implementasi proyek perubahan menyangkut sampah.

“Kita ketahui bahwa Belu merupakan salah satu Kabupaten yang sudah dikampanyekan menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi kota wisata yang bagus, sehingga kota tersebut, harus bebas dari sampah, sehingga kami sangat mendukung apa yang telah diinisiati oleh beliau,” Ungkapnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Pada kesempatan yang sama, Kasat Pol PP Kabupaten Belu – Aloysius M. Fahik, S.STP menyebut, pembagian kotak sampah ini dilakukan dalam rangka implementasi dari proyek perubahan sesuai dengan tema peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan pengendalian sampah di Kota Atambua.

“Bagi Pol PP, ketika sampah itu berserahkan, maka pada saat yang sama ketertiban umum terganggu. Agar ketertiban umum tidak terganggu, maka salah satu komponen penting adalah bagaimana kita menyiapkan tempat sampah khusus untuk kendaraan, sehingga ketika kendaraan itu melintas tidak ada lagi sampah yang dititipkan di sepanjang jalan, terutama sampah plastik, dan tisu. Kita siapkan itu agar, sampah – sampah dapat dikendalikan.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang berdiri, sepatu dan luar ruangan

Kasat Alo menambahkan, pembagian kotak sampah ini juga dilakukan dalam rangka mendukung Kabupaten Belu sebagai Kota Pariwisata.

“Ketika kota itu tertib, bersih, tertatah dengan baik, maka saya yakin orang berlomba – lomba mencari tempat itu. Inilah yang kita lakukan untuk mendukung terciptanya Kota Atambua sebagai tempat pariwisata baru,” ujarnya.

Foto/Berita: Frans Leki/Hengki Mao

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.