EMPAT ARAH KEBIJAKAN NASIONAL TENTANG KLASTER INDUSTRI MENJADI PRIORITAS DALAM RAKOR

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (25/04), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH membuka secara resmi kegiatan rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan 2019 dan Penyusunan Program Industri Kecil dan Menengah Tahun 2020 dengan Kabupaten /Kota se-NTT. Kegiatan Rakor berlangsung dari tanggal 24-26 April 2019, bertempat di Aula Hotel Matahari.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan 2019 dan Penyusunan Program Industri Kecil dan Menengah Tahun 2020 ini diselenggarakan oleh Kementrian Perindustrian RI bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, bersama pemerintah Kabupaten Belu melalui dinas terkait. Kegiatan rakor ini bertujuan untuk membangun persepsi yang sama dan menyeluruh tentang langkah-langkah strategis dan taktis, serta menginventarisir dan membahas program kegitan pembinaan industri kecil menengah dan program perindustrian dengan 22 Kabupaten/Kota Tahun 2020.

Gambar mungkin berisi: 12 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Dalam sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur, yang dibacakan oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengatakan kebutuhan penting dari rakyat adalah pemerintah mampu memberikan perhatian dan menunjukkan tanggung jawab nyata atas kesejahteraan rakyat dan tanggung jawab tersebut di emban oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sebagai upaya penggembangan sektor industri di seluruh Indonesia, melalui pembangunan sektor industri di Indonesia sudah memasuki dunia persaingan global untuk menyongsong era pasar bebas dan kebijakan ekonomi regionl di kawasan ASEAN.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Ada empat arah kebijakan nasional tentang klaster industri prioritas diantaranya yakni yang pertama membangun roadmap pembangunan industri berbasis potensi unggulan riil, Kedua meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan, kelautan serta perikanan. Melakukan penataan dan memperluas jangkauan pembangunan infrastruktur. Pemerintah Provinsi NTT bekerjasam dengan Pemerintah Pusat, Kabupaten/Kota untuk mendorong tumbuh kembangnya industri pakan ternak, penggolahan ikan, kelor, minuman beralkohol dan garam di beberapa Kabupaten yang memiliki potensi.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Dalam pembukaan kegiatan rakor Pelaksanaan Kegiatan 2019 dan Penyusunan Program Industri Kecil dan Menengah Tahun 2020 ini juga dilakukan Penanda Tanganan Kontrak Tenaga Penyuluh Lapangan – Industri Kecil Menengah (TPL-IKM) Program Beasiswa Angkatan 2014 dan 2015 dilakukan secara simbolis bagi 3 orang perwakilan kontrak TPL–IKM dan ditanda tangani oleh Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupatn Belu dan disaksikan oleh Bupati Belu-Wilybrodus Lay, SH dan Plt. Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi NTT – M. Natsir Abdulah.

Foto/Berita: Asih Mukti & Jhon Dasilva

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.