PPK KOTA ATAMBUA GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI PEMILU TAHUN 2019

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu ( 24/04), Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Kota Atambua menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu Tahun 2019 di Kecamatan Kota Atambua. Rekapitulasi hasil perhitungan suara dilakukan secara pararel dan dibagi sesuai Kelurahan di wilayah kerja PPK, yakni Kelurahan Atambua, Kelurahan Fatubenao, Kelurahan Tenukiik dan Kelurahan Manumutin.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, teks

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Kota Atambua, Aloysius Fina mengatakan rekapitulasi Pemilu Tahun 2019 dilakukan secara berurutan mulai dari Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan dilanjutkan dengan Pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan makan

“Ada 275 kotak suara yang harus di buka. Kita berharap Rekapitulasi yang akan belangsung selama dua hari ini akan berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” ungkap Ketua PPK.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Kabupaten Belu, Andreas Parera, S. Fil mengemukakan rapat pleno terbuka rekapitulasi Pemilu Tahun 2019 tingkat Kecamatan di maksudkan untuk menyesuaikan formulir C1 yang dipegang oleh pengawas dan saksi dibandingkan dengan C1 yang dipegang oleh PPK. Apabila ada perbedaan data C1 yang dipegang oleh Pengawas dan C1 yang di pegang oleh PPK berarti ada masalah.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, layar

“Berdasarkan laporan di beberapa tempat setelah rekapitulasi, ternyata terjadi cukup banyak selisih angka di formulir C1. Selisih itu disebabkan oleh penjumlahan yang salah dan selisih antara surat suara dan pengguna hak pilih. Kedua jenis selisih ini penanganannya berbeda. Kalau penjumlahan yang salah, maka tinggal diperbaiki penjumlahannya. Kalau selisih surat suara dengan pengguna hak pilih, maka pengawas kecamatan merekomendasikan untuk membuka kotak suara untuk dipleno ulang di tingkat PPK,” urai Ketua Bawaslu.

Komisioner KPU Kabupaten Belu, Herlince Emiliana Asa mengatakan pleno terbuka rekapitulasi Pemilu Tahun 2019 dilakukan secara pararel, artinya PPK langsung memimpin rapat pleno mengingat Kecamatan Kota Atambua memiliki jumlah TPS yang banyak yakni 75 TPS.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“ Rapat pleno terbuka dilakukan secara pararel dengan pertimbangan jumlah TPS dan waktu yang tesedia. Dan setiap kelompok dipimpin oleh satu orang PPK dibantu anggota PPS dan sekretariat PPK,” ujar Komisioner KPU.

Foto/Berita: Frans Leki & Erwin Da Costa

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.