Wabup Belu Buka Rakorda Regsosek Se-Kabupaten Belu

Facebookyoutubeinstagram

Belu, Infopublik – Senin (19/9), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belu mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (REGSOSEK) se – Kabupaten Belu tahun 2022, di Aula Hotel Matahari Atambua.

Kegiatan yang dihadiri seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda ) Kabupaten Belu, Pimpinan OPD, Pimpinan Instansi/Lembaga Kabupaten Belu dan para Camat se – Kabupaten Belu ini dimaksudkan agar pelaksanaan pendataan awal Regsosek se – Kabupaten Belu  2022  dapat berjalan dengan baik dan memiliki persiapan yang matang melalui koordinasi, konsolidasi dari semua pihak yang terkait sehingga menghasilkan point – point kesepakatan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan pendataan awal REGSOSEK 2022.

Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Belu – Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM dengan mengusung tema “Mencatat Untuk Membangun Negeri”.

 

Wakil Bupati Belu – Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM pada kesempatan itu mengatakan, pengembangan REGSOSEK harus komprehensif dan tidak sebatas pada  pendataan awal saja. Karena itu, masyarakat harus memahami bahwa REGSOSEK adalah basis data yang harus dimutakhirkan secara berkala. Ke depan, REGSOSEK harus terhubung dengan data ketenagakerjaan, dunia usaha secara keseluruhan termasuk UMKM dan hal- hal lain yang berkaitan dengan pembangunan di segala bidang,”ungkapnya.

“Partisipasi aktif dan masyarakat serta pihak yang berkepentingan sangat penting dalam pembaharuan data secara berkesinambungan terutama pemerintah daerah hingga desa dan kelurahan,” ungkapnya.

Lanjutnya, sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi mulai dari kondisi demografi, perumahan, keadaan disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial.

“Informasi yang komprehenshif ini membantu pemerintah dalam menyasar penduduk rentan, miskin khususnya dalam perlindungan sosial dan tanggap darurat kebencanaan,” ujar Wabup Belu.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Belu – Yustinus Siga, A.St mengatakan, upaya pengembangan sistem pendataan terintegrasi yang dapat mencakup 100% penduduk dilakukan dengan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022. Untuk itu, perlu adanya koordinasi antara Kementerian/Lembaga terkait untuk pelaksanaan tersebut.

Pengumpulan data secara menyeluruh harus dilakukan bersama Kementerian/Lembaga terkait sehingga hasilnya menjadi kepemilikan bersama dan salah satu capaiannya akan percepatan penurunan tingkat kemiskinan dengan penajaman ketepatan sasaran dari program – program bantuan sosial dan jaminan sosial.

Kegiatan Rakorda ini menghadirkan dua narasumber yang berasal dari BP4D Kabupaten Belu dan BPS Kabupaten Belu, dilanjutkan dengan diskusi antara para narasumber dan peserta Rakorda.

Tim Layanan Info Publik.

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Super Bowl Live Stream

Watch Super Bowl 2022 Live