PENYERAHAN HADIAH LOMBA TANTANGAN BACA TAHUN 2021

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu ( 08/01/22), Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Dra. M. K. Eda Fahik, MM, Pejabat yang mewakili Kepala Bank NTT Cabang Atambua dan Pejabat yang mewakili Kepala LPP RRI Atambua menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Tantangan Baca Tahun 2021, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, pada hari Jumat, 7 Januari 2022.
Mungkin gambar 11 orang, orang duduk dan orang berdiri
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati mengatakan melalui kegiatan tantangan baca para peserta dapat memanfaatkan waktu mereka dengan baik di masa pandemi covid- 19 untuk membaca dan mendengar.
“Kegiatan ini seharusnya bisa dilakukan setiap triwulan secara terencana. Bukan hanya untuk jenjang SD, bisa juga untuk jenjang SMP, SMA maupun masyarakat umum, karena banyak masyarakat umum yang drop out dan mereka diakomodir lewat PKBM,” tandas Wabup Belu.
Pada kesempatan yang sama Kepala Sekolah SDI Wekatimun – Adolfina Lukas, S.Pd mengatakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini diharapkan agar dapat dilanjutkan pada waktu mendatang.
Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
“Guru dan orang tua murid sangat antusias dan mendukung anak – anak mengikuti kegiatan ini, sehingga diharapkan agar dapat dilanjutkan pada waktu mendatang,” pintanya.
Salah satu peserta – Imanuela Nahak, peserta tantangan baca asal SDI Wekatimun yang berhasil meraih juara harapan 4 untuk kategori membaca, mengakui kegiatan ini sangat menyenangkan karena dirinya dapat menemukan banyak kata – kata yang baru dan juga cerita yang baru dan menyenangkan.
Kegiatan ini dibagi dalam kategori Membaca dan Mendengarkan. Untuk kategori Membaca, peserta diwajibkan untuk membaca satu cerita setiap hari tanpa terhenti selama 50 hari, menggunakan HandPhone dengan aplikasi Let’sRead, The Asia Foundation.
Mungkin gambar 8 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Sementara untuk kategori Mendengarkan untuk menjangkau anak – anak yang tidak dapat mengakses aplikasi Let’sRead. Peserta kategori ini harus mendengarkan dua cerita setiap hari minggu, pukul 10.00 Wita selama 7 minggu berturut – turut.
Tantangan Baca ini diikuti oleh siswa SD dan SDLB kelas 4 sampai kelas 6. Untuk kategori membaca diikuti oleh 163 peserta, sedangkan kategori mendengarkan diikuti oleh 55 peserta.
Mungkin gambar 12 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Dengan hasil lomba untuk kategori membaca juara 1 diraih oleh Chleopatra Pritinia Bere dari SD Santa Angela, mendapat hadiah uang tunai senilai Rp. 1. 250. 000,- dan sertifikat, juara 2 – Fransesco Alvaro Bouk dari SD Santa Angela dengan hadiah uang tunai Rp. 1. 000. 000,- dan sertifikat,, dan Juara 3 – Cecilia Joleen Lombo dari SD Santa Angela mendapat hadiah uang tunai Rp. 500. 000,- dan sertifikat, sedangkan bagi peringkat 4 sampai 10 mendapatkan bingkisan dan sertifikat. Sementara untuk kategori mendengarkan juara 1 ditempati oleh Hendrikus Mau dari SDN Oetfo mendapatkan uang tunai senilai Rp. 750. 000,- dan sertifikat,, juara 2 – Hendro Fatima Tes dari SDI Wehasan hadiah uang tunai Rp. 500. 000,- dan sertifikat,dan juara 3 – Ezekuel Arnoldus Nahak dari SDI Tulamalae hadiah uang tunai Rp. 250. 000 dan sertifikat, dan untuk peringkat 4 sampai 6 mendapat bingkisan dan sertifikat.
Kegiatan yang mulai dilaksanakan selama 2 bulan, sejak bulan September tahun 2021 ini diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu bekerja sama dengan Bank NTT Cabang Atambua, LPP RRI Atambua, Australia Awards Indonesia, Let’s Read Asia Foundation, Susu Zee, Para Pengawas Binaan, dan para Kepala Sekolah.
Berita: Rita & Marselina
Foto: Deny N
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.