PELATIHAN TENUN IKAT PKW DITUTUP SECARA RESMI KETUA DEKRANASDA KAB. BELU

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat (17/12), Ketua Dekranasda Kabupaten Belu – Ny. Dra. Freny Yanuarika Sumantri Taolin didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Belu – Rinawati Br. Perangin-Angin, SE, MM menutup secara resmi Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun NTT-Indonesia, berlangsung di Aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk, orang berdiri, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'PENUTUPAN Program PKW Tekun Tenun NTT Indonesia Kerjasama Kemendikbudristek Dekranas, dan Dekranasda NTT ibu Freny Sumantri Tacin MENINGKATKAN KECAKAPAN WIRAUSAHA GENERASI GENERASIMUDANT MUDA DALAM PELESTARIAN TENUN IKAT"'
Kegiatan Program Kecakapan Wirausaha ( PKW ) tekun tenun NTT -Indonesia ini bekerjasama dengan Kemendikbudristek dan Dekranasda NTT dengan Thema meningkatkan kecakapan wirausaha generasi muda NTT dalam pelestarian tenun ikat di wilayah Kabupaten Belu yang dimulai dari tanggal 17 Oktober 2021 diikuti sebanyak 50 orang peserta, 3 orang instruktur dan 3 orang pengelola, berakhir hari ini Jumat 17 Desember 2021.
Ketua Dekranasda Kabupaten Belu – Ny. Dra. Freny Yanuarika Sumantri Taolin mengatakan PKW ini adalah program pelatihan kewirausahaan, dimana Dekranasda Kabupaten Belu bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek.
Mungkin gambar 1 orang, duduk, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'y Sumantri Taolin TKAN KECAKAPAN RAUSAHA ASI MUDA NTT TARIAN TENUN IKAT" .! ECERAOI'
” Acara ini ditujukan bagi anak – anak putus sekolah berusia 17 -25 tahun. Mereka dididik dari nol yang mana belum pernah menenun sebelumnya, hingga mereka bisa menghasilkan hasil karya-karya yang luar biasa. Kami Dekranasda tentunya bersyukur bisa menyelenggarakan acara ini, dan kami jadi semangat sesuai dengan Tagline Dekranasda Kabupaten Belu, ‘Kenal, sayang dan lestarikan Tais’ dan ini menjadi semangat yang luar biasa selama 50 hari,” ujarnya.
Dijelaskan Ketua Dekranasda peserta dari awal 50 orang dan sampai berakhirnya pun juga tetap 50 orang, mungkin di kabupaten lain yang jumlahnya berkurang tetapi di Belu jumlahnya tetap 50 orang.
” Saya bangga mereka semua bisa menyelesaikan hasil karyanya juga sangat bermacam – macam, untuk pemula ini saya rasa hasilnya cukup bagus, dan tentu saja hasil karya ini kami akan terus kembangkan kepada yang lain dengan pewarnaan dengan warna – warna yang baru ini, mudah mudahan bisa diterima di masyarakat,” akunya.
Mungkin gambar 3 orang dan dalam ruangan
Ketua Dekranasda berharap melalui pelatihan ini anak – anak bisa berkreasi lebih baik dan bisa menghasilkan karya – karya yang baik, terus berkarya dan bisa menularkan ilmu yang mereka dapat kepada teman yang lain.
Menjadi pesan bagi generasi muda yakni anak anak muda harus betul-betul mencintai hasil budaya dan warisan leluhur harus terus dilestarikan.
Salah seorang peserta tenun – Maria Da Silva Valen mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan menenun karena bukanlah pekerjaan yang mudah.
Mungkin gambar 4 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
” Ini merupakan kado Natal bagi kami yang telah diberikan oleh Dekranasda Kabupaten, Dekranasda Provinsi, Dekranas dan Kemendikbudristek. Kami berharap kegiatan tidak hanya berhenti disini tapi terus berlanjut.
Ditambahkannya, dengan tenun kami mau tampil ke permukaan tentunya dengan dukungan Bunda Dekranasda berdua.
Terima kasih buat bapak Bupati Belu dan semua jajaran yang telah mendukung kegiatan pelatihan kami ini. Salam dari kami cinta dan lestarikan tenun di Belu,” ujarnya penuh optimis.
Mungkin gambar 8 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Pada acara penutupan ini juga dilakukan penyerahan alat tenun dan benang serta penyerahan sertifikat pelatihan kepada perwakilan peserta serta instruktur pelatih dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada peserta terbaik yang diserahkan oleh Ketua Dekranasda, Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, perwakilan dari Dinas Koperasi, Dinas Perindag dan Pimpinan perbankan.
Berita: Asih Mukti
Foto: Jhon Dasilva
Kam: Bene Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Super Bowl Live Stream

Watch Super Bowl 2022 Live