WABUP BELU PIMPIN RAPAT KOORDINASI PENANGANAN BENCANA

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU-Jumat, (17/12), Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Daerah Rawan Bencana didampingi Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) – Imelda H. Lotuk, S.Sos. dan Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Belu – Fransiskus X. Asten, S.Sos bertempat di Lantai Satu Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan dalam ruangan
Rapat ini bertujuan untuk mengantisipasi bencana alam tahun 2021-2022 di Kabupaten Belu yang dihadiri unsur terkait baik BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial serta para Camat dan unsur TNI-POLRI.
Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM mengatakan hari ini diadakan Rapat Koordinasi untuk mengantisipasi keadaan bencana di tahun 2021-2022 serta memastikan semua personil, dan fasilitas peralatan pendukung selalu siap serta adanya koordinasi antara setiap Stakeholder secara baik.
” Ketika terjadi bencana kita langsung mengadakan operasional di tingkat lapangan menjadi penting adalah identifikasi daerah- daerah yang rawan bencana sehingga cepat mengambil keputusan untuk ditindak lanjuti langsung dengan memberikan bantuan,” ujarnya.
Mungkin gambar 10 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Wabup Belu juga berharap adanya perhatian akan pentingnya kewaspadaan dini, dalam rangka siaga menghadapi bencana yang dilakukan oleh siapa saja, baik masyarakat yang peduli tentang bencana, maupun siapapun yang ada di Kabupaten Belu berhak menyampaikan Informasi bencana kepada RT/RW, Kepala Desa, sampai pada tingkat Kabupaten.
Sementara itu, Plt. Kepala BPBD – Imelda H. Lotuk, S.Sos mengatakan untuk persiapan di BPBD itu adalah alat-alat, sarana prasarana berupa mobil, bahan makanan, dan lain lain tanggap darurat bencana akan disiapkan serta identifikasi titik rawan bencana di Kabupaten Belu.
” Titik rawan bencana longsor sering terjadi di Lamaknen dan Lamaknen Selatan, sedangkan banjir sering terjadi di Kecamatan Kakuluk Mesak. Sehingga untuk penanganan bencana langsung dari aparat Desa bisa bersurat tetapi lebih cepat langsung diadakan komunikasi via telepon sehingga lebih cepat penanganan di lokasi dimana terjadi bencana,” jelas Plt. Kepala BPBD.
Mungkin gambar 20 orang, orang berdiri dan luar ruangan
Seusai rapat koordinasi Wakil Bupati bersama pimpinan Dinas terkait langsung melakukan pengecekan kendaraan, sarana prasarana BPBD, mobil pemadam kebakaran, serta menyaksikan simulasi kendaraan pemadam kebakaran (dumpcar) memadamkan api dengan menyiramkan air menunjukkan ketangkasan petugas/personil saat di lokasi bencana. Simulasi berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Belu.
Berita: Dora Maria
Foto: Hiro Mones
Video: Jun Naibuti
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.