MISA SYUKUR 25 TAHUN HIDUP MEMBIARA SR. KLARENTIN : KARYA AGUNG TUHAN SUNGGUH BAIK

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU -Selasa (14/12), Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua – Pater Vinsencius Wun, SVD didampingi para Imam Konselebran memimpin Perayaan Misa Syukur 25 Tahun Hidup Membiara, Suster Maria Klarentin, FSGM, Senin (13/12/21).
Perayaan misa syukur 25 tahun yang bertemakan ‘ Bersyukurlah Senantiasa, sebab Ia baik, Kasih setia-Nya Abadi ini berlangsung di Gereja Kuneru Paroki Katedral Sta. Maria Immaculata Atambua.
Mungkin gambar 9 orang dan dalam ruangan
Dalam khotbahnya Vikjen Keuskupan Atambua – Pater Vinsensius Wun, SVD mengajak umat bakal Paroki Kuneru Atambua pada khususnya dan umat Keuskupan Atambua umumnya untuk mendukung panggilan suster, Maria Klarentin FSGM dan karya -karya Kongregasi FSGM di Keuskupan Atambua.
” Kita bersyukur dan berterima kasih kepada Suster yang telah mengabdikan dirinya kepada Tuhan dalam pelayanan kepada umat di keuskupan ini, hingga hari ini kita merayakan perayaan Misa Syukur 25 Tahun dalam hidup membiaranya,”ungkap Pater Vikjen.
Mungkin gambar 2 orang dan dalam ruangan
” Hari ini bersama Suster Klarentin, FSGM kita bersyukur bersama oleh karena karya agung Tuhan yang ada di dalam dirinya, berdasarkan bacaan Injil Matius 25 : 1 – 13 yang digambarkan dengan sepuluh gadis yang mengambil pelitanya untuk pergi menyongsong sang mempelai laki-laki, yang dikatakan bahwa ada lima gadis diantaranya bijaksana dan lima lainnya bodoh, sepuluh gadis tersebut mau menyadarkan kita akan kasih setia Tuhan kepada kita terutama suster yang dalam perjalanan panggilan hidup membiaranya mengalami kehadiran Allah yang setia. Pada hari ini juga sesuai dengan peringatan Santa Lusia seorang Perawan dan Martir yang sangat terkenal sejak abad ke – 6 , Lusia yang artinya cahaya, menjadi martir pada tanggal 13 Desember 304. Semoga kisah suci hidup Sta. Lusia ini memberi peringatan kepada kita terutama Suster Klarentin yang hari ini rayakan pesta Perak 25 Tahun hidup membiara untuk menjadi cahaya dan membawa terang bagi sesama kita. Marilah kita mendukung perjalanan panggilan hidup Suster terutama dalam karya kerasulannya dalam melayani umat di Keuskupan Atambua ini,” ajak Pater Vikjen.
Pada kesempatan yang sama sang Yubilaris Sr. Maria Klarentin, FSGM berkisah terkait jalan panggilan hidup membiaranya, bahwa karya agung Tuhan itu sungguh baik pada dirinya terutama dalam perjalanan panggilan hidup membiaranya.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
” Tuhan itu sungguh baik dan panggilan-Nya mahal, maka saya sangat bersyukur bahwa dalam panggilan saya Tuhan selalu mengatur semuanya dan merencanakan yang indah didalam hidup saya. Awalnya saya adalah seorang Muslim Muhamadiyah, keluarga besar saya tidak ada yang Katolik dan sampai hari ini baru sebagian kecil yang mengimani Kristus.
Kisahnya, Kerinduan besar untuk menjadi pengikut Kristus sebagai seorang Katolik yang sudah ditanamkan oleh almarhum Romo Finsen Libaron dari Perancis dan disitulah mulai semakin tumbuh dan berkembang, makin mencintai Kristus yang adalah sang maha kasih dan sang maha murah dan dengan pendampingan para katekis dibabtis sekaligus menerima komuni kudus selanjutnya menerima Sakramen Krisma.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan orang berdiri
Dalam perjalanan waktu menjadi seorang Katolik yang baik dan benih panggilan saya untuk menjadi seorang biarawati FSGM semakin teguh. Saya tidak pernah ragu didalam memilih panggilan saat itu, tujuan saya ingin menjadi seorang Katolik sampai mati, saya ingin menjadi seorang suster sampai seumur hidup dan betapa bahagianya begitu banyak orang yang mendukung panggilan hidup saya dan menerima saya. Bahkan Bapak dan Mama dan keluarga saya menjadi satu atap dan satu nakhoda didalam kehidupan saya dan puji Tuhan satu demi satu Tuhan menyatukan kami dan terakhir adalah Bapak dan Mama menjadi Katolik sejati hingga saat ini, sangat mendukung oleh karena sejak saya menjadi seorang suster keadaan rumah tangga mereka semakin damai dan bahagia disinilah saya menemukan bahwa ketika saya meninggalkan keluarga dengan totalitas maka Tuhan akan menggenapi semuanya. Betapa bahagianya dan baiknya Tuhan maka tiada henti – hentinya saya bersyukur bahwa Tuhan sungguh baik, saya hanya berharap Tuhan tetap memberikan kesehatan kepada saya menuntun langkah hidup panggilan saya bersama umat kesayangan Allah yang dipercayakan Tuhan melalui kongregasi, Komunitas, Keuskupan, Paroki, Lingkungan, KUB dan dimana saja saya berziarah mewartakan kebaikan Tuhan. Harapan saya adalah dengan kehadiran saya dan para suster FSGM umat semakin menemukan kerajaan Allah yang damai dan bahagia dan saya mohon kepada umat Allahku yang terkasih doakan kami orang berdosa ini agar dalam situasi apapun kami tetap setia menjalankan perutusan panggilan dari Allah ini.
Sang Yubularis juga mengucapkan terimakasih kepada umat bakal Paroki Kuneru dan semua pihak yang sudah mendukung dalam menjalani panggilan hidup membiaranya.
Sebagai informasi, Karya – karya kongregasi FSGM di Keuskupan Atambua adalah pelayanan di bidang Teologi Pastoral, Berkarya dalam bidang sosial, mendampingi kelompok peternak, pertanian dan memperhatikan para korban human trafficking, memberi pendampingan bagi mereka baik yang di rumah mereka maupun yang di tampung dalam komunitas FSGM dalam memulihkan mental dan spiritualitas para korban perdagangan orang.
Berita/Foto/Video: Hengki Mao
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Super Bowl Live Stream

Watch Super Bowl 2022 Live