EVALUASI PENURUNAN STUNTING, ASISTEN SEKDA : PERAN SERTA CAMAT, LURAH DAN DESA PERCEPAT PENURUNAN STUNTING DEMI GENERASI BELU

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB.BELU – Jumat (03/12), Demi mewujudkan Generasi Belu yang sehat dan berkualitas, peran serta Camat, Lurah dan Desa, Berpartisipasi Aktif dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting serta menanggulangi Permasalahan Kesehatan di Kabupaten Belu. Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu – Drs. Nikolaus Umbu K. Biri ketika membuka Pertemuan Evaluasi Tim Koordinasi Penurunan Stunting Terintegrasi dan Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten Belu, bertempat di Aula SMAK Surya Atambua.
Mungkin gambar 13 orang dan orang berdiri
Dalam Sambutan Bupati Belu yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu – Drs. Nikolaus Umbu K. Biri mengatakan Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh bagi anak balita akibat kekurangan gizi kronik terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan serta terjadinya infeksi berulang karena pola asuh yang tidak memadai.
Kondisi stunting di Kabupaten Belu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Prevalensi Stunting tahun 2020 dan terget RPJM tahun 2021 (21,20%) untuk itu diharapkan semua sektor terkait tetap melaksanakan intervensi pencegahan stunting sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Mungkin gambar 1 orang dan duduk
“Saya berharap kedepan kita bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil yang lebih baik walaupun kita tidak akan mencapai hal yang sama secara ideal tetapi kita berharap dalam satu, dua bulan kedepan ada penurunan yang signifikan sehingga kondisi stunting di Kabupaten Belu ini tidak ada lagi,” harapnya.
Pertemuan Evaluasi Tim Koordinasi Penurunan Stunting Terintegrasi dan Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten Belu dilakukan Penyerahan Data Stunting Tertinggi Kecamatan Lamaknen Selatan dan Data Stunting Terendah Kecamatan Tasifeto Barat oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu – Drs. Nikolaus Umbu K. Biri.
Mungkin gambar ?10 orang, orang berdiri dan ?teks yang menyatakan '?????? PERTEMUAN EVALUASI TIM KOORDINASI P' JRUNAN STUNTING TERINTEGRASI DAN PUBLIKASI STUNTING TIGKAT KABUPATEN BELU HE: TEE?'??
Narasumber dalam kegiatan tersebut , Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Siprianus Mali, S.IP dengan Materi Publikasi Data Stunting Kabupaten Belu tahun 2021, Plt. Kepala BP4D – Rine Bere Baria, ST dengan materi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam upaya mendukung Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Belu, Staf pengelola Data Stunting Provinsi NTT – Raymondus Vidigal Umbu Daga, SKM dengan Materi Strategi Pencegahan Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Tenaga Ahli Kelembagaan Provinsi NTT Local Goverment Capacity Building For Acceleration Of Stunting Reduction ( LGCB-ASR), – Ahmad Karno Djaba dengan materi Evaluasi Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Stunting di Kabupaten Belu Tahun 2021.
Berita: Mercy Aton
Foto: Frans Leki
Video: Dion Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.