PEMBUKAAN SIDANG DPRD TAHUN 2021 DIHADIRI BUPATI BELU, DIMERIAHKAN PENAMPILAN TARIAN LIKURAI

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (12/11), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM menghadiri Pembukaan Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belu Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2022.
Mungkin gambar 7 orang, orang duduk dan teks yang menyatakan 'PEMBUKAAN SIDANG DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BELU TAHUN 2021 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN BELU TAHUN ANGGARAN 2022 EKDA SELU NOVEMBER SUIPATI SEZTI ETTL DPRD SETUADPSD'
Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Belu diawali dengan penampilan memukau Tarian Likurai oleh Sanggar Tari Ibu-Ibu Belu dihadapan peserta sidang paripurna.
Dalam sambutan Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD- KEGH, FINASIM mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu yang adil, Pemerintah terus melaksanakan berbagai kebijakan melalui program dan kegiatan guna memenuhi tuntutan kebutuhan dan harapan masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Lebih lanjut Bupati Belu mengharapkan agar dalam menindaklanjuti hal tersebut Pemerintah bersama Dewan yang terhormat dalam menetapkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2022 yang dituangkan dalam Ranperda TA 2022, hendaknya diatur secara baik, cepat dan tepat serta mendalam sesuai dengan aturan yang ada, demi terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Belu.
“Besar harapan kami, bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2022 dan Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang disampaikan oleh Pemkab Belu dapat dikaji secara cepat, mendalam sesuai dengan mekanisme sidang sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang mampu menjadi jawaban bagi permasalahan Pemerintahan, Pembangunan, Sosial Kemasyarakatan serta sebagai acuan dalam mengelola keuangan daerah yang lebih baik,” ungkpnya.
Mungkin gambar 6 orang, orang duduk, orang berdiri dan seragam militer
“Selanjutnya tentu saja dijabarkan secara teknis oleh perangkat daerah berdasarkan tugas, pokok dan fungsi masing – masing sehingga dapat terorientasi pada indikator kinerja perangkat daerah sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Belu, tentu saja demi terwujudnya masyarakat yang sehat, berkarakter dan kompetitif,” ungkap Bupati Belu dihadapan Anggota DPRD Belu dan Para Undangan yang hadir.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Belu – Jeremias Manek Seran Junior, menyampaikan bahwa berpedoman pada Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Belu Nomor 7 Tahun 2021 tanggal 22 Oktober 2021 tentang waktu dan acara Sidang DPRD Kab. Belu dimulai pada hari ini dan rencananya berakhir pada 6 Desember 2021, dalam masa sidang ini akan dilakukan pembahasan rancangan Perda Belu tentang APBD Tahun 2022 dan pembahasan 1 buah Ranperda yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Belu tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Mungkin gambar 1 orang dan duduk
Ditambahkannya, bahwa merujuk pada PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 disebutkan bahwa persetujuan DPRD dan Kepala Daerah dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum dimulainya tahun anggaran berjalan. Dengan demikian persetujuan bersama atas rancangan anggaran daerah dapat dilaksanakan
paling lambat 30 November 2021.
” Untuk itu, saya selaku pimpinan mengajak segenap Anggota DPRD Kabupaten Belu untuk secara sungguh – sungguh menjalankan tugas konstitusional yang diamanatkan kepada kita, mari kita sama – sama bertanggungjawab yang tinggi dalam membahas APBD Kabupaten Belu tahun 2022. Dan saya juga mengajak Bupati dan jajarannya untuk sama – sama bekerja cepat, tepat dan benar sehingga kendala – kendala dalam proses pembahasan RAPBD tahun 2022 sedapat mungkin dieliminir, dengan demikian persetujuan bersama dapat terlaksana pada waktunya, namun demikian saya mengingatkan kepada kita semua untuk memperhatikan aspek kualitas APBD yang akan kita hasilkan,” pungkas Ketua DPRD Belu.
Mungkin gambar 12 orang, orang duduk dan orang berdiri
Ketua DPRD Belu menyampaikan bahwa keterbatasan waktu tidak membuat proses pembahasan sidang terburu – buru, namun perlu memperhatikan isu – isu penting yang menjadi kebutuhan masyarakat umum yang harus menjadi prioritas pembahasan.
Selanjutnya, terkait APBD yang sepenuhnya belum terealisasi, Dewan mendorong agar Pemerintah melalui OPD – OPD teknis untuk segera merealisasikan seluruh kegiatan belanja modal, sehingga penyerapan anggaran mencapai target yang direncanakan.
Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
” Kami berharap agar RAPBD Tahun 2022 yang dibahas dalam sidang ini benar – benar tersusun dengan memperhatikan Kebijakan Anggaran Belanja berdasarkan “money follow program”, berpedoman juga pada RKPD Tahun 2022 yang merupakan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat maupun Kebijakan Pemerintah Provinsi dan adanya konsistensi pada setiap Dokumen Perencanaan RPJMD, RKPD, KUA PPAS sampai RAPBD,” harap Ketua DPRD Belu.
Turut hadir dalam Pembukaan Rapat Paripurna ini pejabat yang mewakili Dekan Fakultas Vokasi Universitas Pertahanan, Unsur Forkopimda Plus, Sekda Belu, Para Staf Ahli Bupati Belu, Para Asisten Sekda Belu, Pimpinan OPD Kabupaten Belu, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Organisasi Wanita dan undangan lainnya.
Berita: Norci & Dora
Foto: Hirro Mones
Video: Jhon
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.