KETUA & WAKET DEKRANASDA BELU IKUTI PEMBUKAAN PKW SECARA VIRTUAL

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU — Minggu (17/10), Ketua Dekranasda Kab. Belu – Ny. Dra. Freny Sumantri Taolin bersama Wakil Ketua Dekranasda Kab. Belu – Ny. Rinawati Br. Perangin Angin, SE, MM mengikuti peresmian Pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun NTT – Indonesia secara Virtual bertempat di Gedung Wanita Betelalenok – Atambua.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, layar, televisi dan dalam ruangan
Program PKW diperuntukkan bagi 1.000 anak putus sekolah di NTT berusia 15 – 25 Tahun yang akan menjalani pelatihan menenun dan mendapat bantuan alat tenun.
Menurut Ketua Dekranasda Belu – Ny. Dra. Freny Sumantri Taolin, Program PKW ini dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI bekerjasama Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi NTT dan Dekranasda Kabupaten Belu.
Mungkin gambar 4 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Lebih lanjut, Ny. Freny menjelaskan bahwa Program PKW bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap dan pola pikir berwirausaha melalui kursus dan pelatihan kepada peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha / Dunia Industri dan atau Dunia pasar. Selain itu juga, untuk memotivasi dan menciptakan rintisan usaha baru serta pendampingan untuk dapat berkembang dan mampu bermitra dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)/Dunia Usaha, Permodalan, Pemasaran serta Instansi terkait.
” Tentunya, tujuan Program PKW ini searah dengan tagline kami dalam kepemimpinan sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda yang mana untuk mengenal, melestarikan dan mencintai budaya warisan tenun bagi generasi muda yang harus melestarikan budaya nenek moyang kita,” ungkap Ketua Dekranasda Belu.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Ketua Dekranasda Belu juga mengharapkan dengan adanya Program ini Peserta yang mengikuti Pendidikan Kecakapan Wirausaha proaktif dan mampu merintis dan mengembangkan usahanya secara mandiri.
” Oleh karena itu, pergunakan kesempatan ini sebaik – baiknya dan berkomitmen untuk memperoleh ilmu dan kemampuan dari para Instruktur dan hendaknya pergunakan waktu yang ada selama 50 hari untuk menjadi seorang penenun yang profesional,” ujarnya.
Terkait jumlah peserta, Ny. Freny menyebutkan Peserta dalam kegiatan PKW berjumlah 1.000 Orang se – NTT dan khusus peserta dari Kabupaten Belu sebanyak 50 Orang yang akan mengikuti program PKW selama 50 Hari dari tanggal 17 Oktober hingga 16 Desember mendatang.
Mungkin gambar 9 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Untuk diketahui, Program ini diresmikan secara langsung oleh ibu Wakil Presiden Wury Ma’ruf Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Pusat bertempat di Gedung Dekranasda Provinsi NTT, disela-sela mendampingi kunjungan Wakil Presiden ke NTT tanggal 16 -17 Oktober 2021.
Sebelumnya dalam penyampaian Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) – Ny. Wury Ma’ruf Amin mengharapkan program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) mampu menciptakan wirausaha baru di bidang produksi kain tenun di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“PKW ini diharapkan mampu menciptakan wirausaha-wirausaha baru dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat di bidang tenun yang merupakan salah satu komoditas unggulan di NTT,” katanya dalam acara Peresmian Pembukaan Program PKW Tekun Tenun Indonesia di Kupang, NTT.”
Mungkin gambar 16 orang, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'PEMBUKAAN Tenun NTT Indonesia T c T'
Ia mengapresiasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah bersinergi dengan Dekranas dan Dekranasda NTT untuk menghadirkan program PKW di NTT.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek -Suharti, pengurus Dekranas yang juga merupakan isteri pejabat tinggi Negara diantaranya Ny. Tri Tito Karnavian, Ny. Nanny Hadi Tjahyanto, Ny. Endang Budi Karya, Ny. Franka Nadiem Makarim, dan Ketua Dekranasda NTT Ny. Julie S. Laiskodat.
Berita: Dora & Norci
Foto : Hirro & Sipri
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.