INSPEKTORAT KAB. BELU GELAR SOSIALISASI DAN LAUNCHING SINAGA MAS

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU-Jumat (27/08), Dalam rangka pelaksanaan rencana aksi perubahan optimalisasi penanganan pengaduan Masyarakat, Inspektorat Kabupaten Belu gelar Sosialisasi dan Launching Sistem Penanganan dan Pengaduan Masyarakat (SINAGA MAS) bertempat di Kantor Inspektorat Kabupaten Belu.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk dan orang berdiri
Sosialisasi dan Launching SINAGA MAS di buka dengan resmi oleh Plt. Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Belu – Nunik Widi Wahyuni, SE didampingi Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Kab. Belu – Drs. Matheus Mau.
Dalam sambutannya, Plt. Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Belu – Nunik Widi Wahyuni, SE mengatakan hari ini kita mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus launching Sistem Penanganan dan pengaduan masyarakat (Sinaga Mas) yang merupakan proyek perubahan dari Irban IV – Drs. Matheus Mau yang mana saat ini sedang mengikuti kegiatan Diklat Pim 3.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Plt. Inspektorat menjelaskan adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana kita melakukan optimalisasi terkait adanya pengaduan masyarakat. Judul ini diangkat karena banyak sekali pengaduan dari masyarakat terutama dari masyarakat desa. Dengan adanya sistem Penanganan dan pengaduan masyarakat (Sinaga Mas) ini akan lebih terarah dan fokus. Hal ini tentunya akan mempermudah dalam menindaklanjuti. Ini merupakan perhatian yg penting untuk para Kepala Desa karena ketika sistem ini dibangun tentunya akan lebih memudahkan siapa saja untuk boleh mengadu, oleh sebab itu dituntut kerja keras Kepala Desa dan BPD untuk lebih mengawal bagaimana pelaksanaan Dana desa tersebut.
Mungkin gambar 7 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
” Untuk pihak-pihak lain yang biasanya mengadu atau membuat pengaduan, dengan adanya sistem Naga Mas ini akan lebih memudahkan mereka dalam membuat pengaduan, siapa saja bisa membuat pengaduan yang mana tujuan dari SINAGA MAS ini adalah sebuah kebaikan bagaimna kita mengawal dana desa ini degan baik,” Jelas Nunik Widi Wahyuni.
Selain itu Dirinya juga meminta kepada Kepala Desa yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi harus lebih bisa secara transparan dan baik dalam mengelola dana desa. Karena banyak sekali laporan-laporan yang masuk ke Inspektorat.
Mungkin gambar 1 orang dan teks yang menyatakan 'Drs. MATHEUS MAU MATHEUS MAU'
Pada tempat yang sama Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Kab. Belu – Drs. Matheus Mau menyampaikan alasan dirinya mengangkat judul inovasi ini adalah tuntutan institusi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), yang mana kami dituntut untuk menulis sebuah inovasi daerah. Bagi kebutuhan Institusi Inspektorat Daerah, Naga Mas ini adalah sebagai alat bantu untuk mempermudah seluruh proses pengaduan dan permasalahan yang ada di Desa.
Mungkin gambar 6 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
” Kami dituntut oleh lembaga untuk menyelesaikan proper kami selama jangka pendek, dan kelanjutan dari proper ini akan berlanjut pada jangka menengah dan jangka panjang. Setelah proper ini jadi maka akan kami seminarkan di Provinsi tentunya. Setelah itu, kami akan kembali ke daerah masing-masing untuk menyelesaikan tahapan-tahapan yang ada, ” Ujar Irban IV Matheus Mau.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Launching SINAGA MAS antara lain Jajaran Inspektorat Kab. Belu, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Belu Kepala Bidang Infrastruktur dan teknologi – Djitro DJ. Muskanan, S.Sos., Pejabat yang mewakili Kadis BPMD Kab. Belu, Kepala Desa Sekabupaten Belu, Ketua/Anggota BPD dan Auditor.
Berita : Novita B
Foto : Anna
Video: Mercy Aton
Editor : Novita B
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.