BUPATI BELU LAUNCHING BANSOS BERAS BAGI KPM

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (27/07), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.FINASIM., didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu – Sabina Mau Taek, Kepala Perum Bulog Sub Divre Atambua – Naomi Uli dan Kepala Kantor Pos Atambua – Ricky Ramahdan Melaunching Pendistribusian Bantuan Sosial Beras kepada Masyarakat Kabupaten Belu, bertempat di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar 2 orang
Pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung hingga saat ini membuat Pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam upaya memutus penyebaran COVID-19 dan diikuti dengan kebijakan Pemberian Bantuan Beras PPKM. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu – Sabina Mau Taek.
” Sasaran dari Kebijakan Pemerintah ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan KPM Bantuan Sosial Tunai (BST). Untuk Kabupaten Belu KPM Penerima Bantuan Beras PPKM sebanyak 17.237 KPM, dengan rincian KPM PKH sebanyak 10.601, KPM BST sebanyak 6.636 yang tersebar diseluruh Kabupaten Belu pada 12 Kecamatan, 69 Desa dan 12 Kelurahan dan untuk indeks bantuannya sebanyak 10 Kg per KPM”, ujar Kadis Sosial.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Ditambahkan Sabina, dalam kegiatan ini Pemerintah Kab. Belu bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divre Atambua dan PT. Pos Giro Atambua yang mana Perum Bulog Sub Drive Atambua menyediakan beras sebanyak 172.370 kg untuk seluruh KPM sedangkan PT. Pos dan Giro Atambua mengangkut beras ke seluruh titik yang ada di 12 Kecamatan, sedangkan pendamping PKH dan TKSK dari Dinas Sosial mendampingi Petugas Pos dan Giro dalam penyaluran bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam sambutan Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.FINASIM., kembali menegaskan terkait pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum berakhir di dunia dan semakin meningkatnya jumlah orang yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Belu, untuk itu Bupati Belu mengingatkan agar tetap selalu waspada dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
Mungkin gambar 4 orang dan orang berdiri
” Jumlah yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Belu telah mencapai dua kali lipat dan Virus Varian Delta pun sudah ada di Kabupaten Belu, virus ini akan lebih cepat menyebar dan akan lebih cepat mematikan, hanya ada satu syarat untuk mengatasi ini yakni terapkan protokol kesehatan dengan tetap melakukan 5M dan 3T. Petugas akan melakukan tes mengikuti di mana virus ini berada, dan kalo ada akan segera di isolasi”, ujar Bupati Belu.
Selain itu Bupati juga menegaskan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini haruslah asli penduduk Kabupaten Belu dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan, menerapkan Protokol Kesehatan, dan sudah di vaksinasi nanti pada saat vaksin selesai. Jika tidak memenuhi maka tidak diperkenankan untuk menerima bantuan lagi seperti ini.
Di akhir kegiatan launching, Bupati Belu yang didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Kepala Perum Bulog Sub Drive Atambua dan Kepala Kantor Pos dan Giro Atambua juga menyerahkan Bantuan Sosial Beras secara simbolis bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berita: Novita Bogar
Foto: Anna Ukat
Video: Hengki Mao
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.