BUPATI DAN WABUP BELU HADIRI SHARING PROGRAM BERSAMA USKUP ATAMBUA

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (15/07), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.,FINASIM., dan Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM., menghadiri kegiatan Sharing Program terkait Visi dan Misi Pemerintah Daerah dan Keuskupan Atambua, bertempat di Aula Emaus, Nela.
Mungkin gambar 3 orang dan dalam ruangan
Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini yakni untuk saling memberi informasi dan input tentang visi dan misi program unggulan Bupati Belu dan untuk berdiskusi tentang beberapa isu penting dan strategis guna menyelaraskan dan berjalan searah serta saling mendukung dalam membangun Kabupaten Belu.
Hadir dalam kegiatan ini Vikjen – Pater Vinsensius Wun, SVD, Romo Yoris Samuel Giri, Pr., Romo Urbanus Hala, Pr., Romo John Oki, Pr., Romo Leonard Edel Asuk, Pr, Pimpinan OPD terkait Lingkup Pemkab Belu, Tim Teknis/Tim Ahli – Frans Tanjung, dkk serta para Frater Keuskupan Atambua yang sementara menyiapkan diri untuk Tahbisan Diakon.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan dalam ruangan
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.,FINASIM., mengatakan kegiatan hari ini dalam rangka sinergitas antara pemerintah dengan gereja, hari ini kami bersyukur bapak Uskup dan para Pastor bisa hadir bersama – sama kami disini yang mana sehari – harinya bekerja dibidang pertanian, peternakan, pendidikan di Keuskupan Atambua, dan kita mencoba melihat kegiatan – kegiatan Keuskupan dengan kegiatan-kegiatan Pemerintahan sesuai dengan visi misi programnya Pemerintahan saat ini, sehingga bisa bekerja sama dalam rangka pemberdayaan masyarakat Kabupaten Belu, dengan tujuan utama menuju masyarakat Kabupaten Belu yang sehat, berkarakter dan masyarakat Belu yang kompetitif.
” Oleh karena itu hari ini kita ada kesamaan visi – misi dan ada kesepahaman terhadap kegiatan-kegiatan kita, dan hari ini kita juga hadir bersama dinas-dinas teknis dibidang terkait, sehingga sesudah pertemuan ini tentu ada pertemuan-pertemuan lanjutan di level teknis untuk sama – sama bekerja di lapangan baik di bidang pertanian, di bidang pertenakan terutama di desa”, ungkap Bupati.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
Pada tempat yang sama, Uskup Atambua – Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr menyampaikan hari ini kami mengundang Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran dari Pemerintah Kabupaten Belu untuk saling bertukar pikiran, bertukar informasi dan saling memberikan masukan tentang program, visi – misi, dan program unggulan yang dikerjakan oleh Bupati dan Wabup Belu periode 2021-2024.
” Saya menganggap kegiatan ini penting, karena gereja dan Pemerintah melayani manusia yang sama, umat dan masyarakat. Selama ini saya berkeinginan supaya ada kebersamaan didalam membangun kehidupan masyarakat, kehidupan umat. Saya juga berterima kasih karena pada hari ini keinginan saya terpenuhi, bisa berkumpul bersama, berbicara, saling bertukar pikiran, berbagi dan memberi inspirasi untuk program – program kegiatan selanjutnya untuk dapat ditindak lanjuti. Ada banyak hal yang bisa dijadikan isu bersama dan bisa dikemas menjadi program bersama,” ungkap Uskup Atambua.
Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Dalam penjelasannya Uskup Atambua juga mengatakan bahwa pendampingan di bidang pertanian untuk memajukan dunia pertanian, itu adalah keprihatinan dari gereja dan Pemerintah, kita masih mengalami kesulitan dengan penyediaan pangan. Adapun masalah air bersih yang masih juga menjadi persoalan, sumber-sumber air harus kita jaga dan pelihara dengan baik, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk mengelolanya secara cerdas dan secara bijaksana.
” Kita harus bersinergi untuk melakukan berbagai macam terobosan, jika ada masalah – masalah terkait pertanian, peternakan dan terkait pelayanan publik, kita bisa bicara bersama – sama dan kita bisa melihat simpul yang bisa kita urai bersama sama dalam kebersamaan itu kita harapkan bisa memberikan solusi yang lebih baik,” pinta Uskup Atambua.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Selanjutnya Uskup menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu karena pemerintah mulai membenahi banyak hal yang karena situasi kemelut politik dan karena situasi – situasi lainnya sering kali tidak bisa berjalan optimal.
” Kita mengharapkan dengan adanya pertemuan ini dapat menjadi wadah pembebasan dimana orang tidak tersekat-sekat, tetapi dalam kebersamaan kita bisa bicara tentang pelayanan yang lebih menjangkau semua, inilah sebenarnya yang dicita-citakan oleh Gereja,” harap Uskup.
Usai penyampaian paparan visi-misi dan program oleh Bupati Belu dan Uskup Atambua dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta yang hadir.
Berita: Novita Bogar
Foto: Anna Ukat
Video: Bene Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.