BUPATI BELU TERIMA KUNJUNGAN KERJA KOMISI l DPRD PROVINSI NTT

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB.BELU – Kamis (01/07), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM., didampingi Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Ruang Kerja Bupati Belu.
Mungkin gambar 3 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
Kunjungan kerja Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTT bersama rombongan ini dalam rangka sharing pendapat sekaligus memantau fasilitas diwilayah perbatasan.
Turut hadir dalam kunjungan ini Ketua DPRD Provinsi NTT – Ir. Emilia Julia Nomleni, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT – Dr. Ince D. P Sayuna, SH., M.Hum., M.Kn., Wakil Ketua Komisi l DPRD Provinsi NTT – Jhonas Salean, SH., M.Si., serta Anggota DPRD Provinsi NTT dari Komisi l, Wakil Ketua l DPRD Belu – Yohanes Jefri Nahak, S.Sos, Anggota Komisi l DPRD Belu – Eduard Mau Boy, Manek Rofinus, S.IP.,M.Si, Anggota Komisi lll DPRD Belu – Benediktus J. Halle, S.H., Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu – Cristoforus M. Loe Mau, SE., Plt. Administrator PLBN Motaain – Engelbertus Klau, S.IP., M.Si.
Mungkin gambar 1 orang, duduk dan dalam ruangan
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus,Sp.PD-KGEH., FINASIM, pada kesempatan tersebut menyampaikan beberapa isu penting terkait Covid-19 di Kabupaten Belu, diantaranya terkait lintas batas, evaluasi Gugus Tugas Kabupaten Belu termasuk orang masuk dan keluar dari dan ke Kabupaten Belu serta aturan regulasi nasional.
” Kita akan mengambil kebijakan bagi masyarakat dengan memutuskan bahwa akan melakukan tes dan mengawal mereka dengan memberikan surat penambah untuk mereka waktu keluar dari Belu dan di kawal dari tempat tujuan serta isolasi di tempat tujuan, sehingga tujuan, perawatan dan keamanan di Kabupaten Belu dapat tercapai sesuai regulasi. Kami juga akan memantau dan memperketat pintu masuk dan keluar pelabuhan darat, dengan tes antigen di tempat oleh petugas kesehatan setempat,” ungkapnya.
Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri dan orang duduk
” Kami tetap bekerja dan telah menyampaikan Program kerja kami ke Gubernur NTT tentang Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Peternakan, Infrastrukrur, Reformasi Birokrasi dan lain-lain masih berjalan on the track,” ucap Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi NTT – Ir. Emilia Julia Nomleni mengatakan, kedatangan pihaknya ke Kabupaten Belu untuk mendapatkan informasi dari Pemerintah Kabupaten Belu dan masyarakat terkait wilayah perbatasan dan tugas yang dilakukan ini menjadi tanggung jawab dari Provinsi.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
” Kami terus melakukan kunjungan ke perbatasan antar negara, tetapi yang paling penting adalah daerah bisa mendapatkan hasil dari proses ini. Ini juga menjadikan kita untuk diskusi, sehingga menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Belu,” ungkapnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi l DPRD Provinsi NTT – Jhonas Salean, SH., M.Si., mengatakan kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat dari dekat fasilitas yang ada di wilayah perbatasan yang telah di bangun oleh Pemerintah Pusat bangun seperti pasar, karena fasilitasnya sudah selesai di bangun tinggal bagaimana operasionalnya.
Mungkin gambar 7 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
” Di sana banyak sumber pendapatan, tetapi daerah ini tidak dapat, untuk itu kita lihat regulasinya, sehingga kita melalui dewan bisa mengusul ke pusat agar bisa mengetahui mana hak pusat dan mana hak daerah, sehingga dana untuk pendapatan hasil daerah di Kabupaten Belu ini makin baik sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik,” tandasnya.
Usai melakukan tatap muka, Ketua DPRD Provinsi NTT bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke PLBN terpadu Motaain untuk melihat fasilitas wilayah perbatasan.
Berita: Mercy Aton
Foto: Frans Leki
Video: Dion Luan
Editor: Novita Bogar
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.