BUPATI BELU TEGASKAN PROKES DALAM KEJUARAAN PENCAK SILAT ANTAR PERGURUAN SE KAB. BELU KE – lV

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU–Rabu (30/06), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH,. FINASIM membuka kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan se Kabupaten Belu yang ke – IV, berlangsung di GOR L. A. Bone Atambua.
Mungkin gambar 7 orang dan orang berdiri
Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan se Kabupaten Belu yang Ke – IV dilaksanakan dari tanggal 30 Juni – 05 Juli 2021 ini dalam rangka memperebutkan piala bergilir Bupati Belu dengan Tema ” Melalui Kejuaraan Pencak Silat Kita Rajut Semangat Persaudaraan dan Sportifitas Dalam Mengembangkan serta Melestarikan Pencak Silat Sebagai Budaya Asli Bangsa Indonesia”. Kejuaran diikuti sebanyak 6 perguruan pencak silat se Kabupaten Belu diantaranya Perguruan Pencak Silat Sera Panca Jaya, Pencak Silat Tapak Sakti, Pencak silat Cendana Wangi, Pencak Silat Padjajaran, Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai dan Pencak Silat Perisai Diri.
Kejuaraan Pencak Silat diawali dengan janji atlet dan juri serta pembacaan deklarasi yang selanjutnya dilakukan penandatanganan deklarasi damai oleh perwakilan masing-masing perguruan pencak silat dan disaksikan oleh Bupati Belu, Ketua IPSI Kabupaten Belu dan anggota DPRD Kab. Belu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Belu, Wasit, Juri dan para Pelatih Perguruan Pencak Silat.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Ketua IPSI Kabupaten Belu – Benny Manek dalam sambutannya mengatakan pencak silat merupakan budaya bangsa yang harus kita lestarikan, karena pencak silat bukan hanya seni beladiri, tetapi disitu juga terkandung nilai budi pekerti, dan nilai sosiologi yang ada disitu. Untuk itu sebagai anak bangsa kita wajib untuk menjaga dan melestarikannya.
Benny Manek menambahkan bahwa Kejuaraan pencak silat ini diadakan setiap tahun, dan ini merupakan yg ke empat kalinya, dan sekurang kurangnya ada dua kegiatan yang dilakukan. Dengan pembinaan secara berjenjang kejuaraan atau event – event banyak dilakukan, dan IPSI Belu telah mengutus perwakilannya ditingkat nasional dan IPSI Belu merupakan juara bertahan untuk ke empat kalinya. Dan apa yang sudah diraih ini IPSI Belu sangat berterima kasih kepada jajaran pengurus IPSI Kab. Belu, para pelatih dan altlet – atlet yang selalu mempunyai daya juang yang tinggi di matras.
Mungkin gambar 6 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
” IPSI Belu juga memiliki 6 atlet yang akan mewakili Kab. Belu di PON untuk kedua kalinya, salah satunya dari Kabupaten Belu atas nama Ronaldo dan juga atlet O2SN yakni Nimas Nimas”, ujar Benny.
Selain itu Benny juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Belu yang telah mendukung program IPSI Belu, dan kendala yang dihadapi IPSI Kabupaten Belu yakni pendanaan, sangat diharapkan kepada Pemerintah Kab. Belu untuk dapat memberikan perhatian kepada IPSI Belu.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM, pada sambutannya mengatakan hari ini pada kegiatan kejuaraan Bupati Cup, apapun event yang dilakukan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting.
Pada setiap cabang olahraga apapun itu merupakan bentuk untuk mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan dan pada hari ini merupakan cabang olahraga Pencak Silat.
Lanjutnya, hari ini walaupun dalam masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Belu terdapat peningkatan kasus, tetapi diharapkan penyelenggaraan kegiatan ini dengan tetap menerapkan standar prosedur kesehatan. selain itu untuk setiap kegiatan yang dilakukan seperti kegiatan pesta yang mengumpulkan orang terlalu banyak dan tidak bermanfaat untuk sementara kita Stop.
Mungkin gambar 4 orang dan orang berdiriMungkin gambar 4 orang dan orang berdiri
Ditambahkan Bupati, untuk kegiatan pembinaan semua atlet dan pelatih maupun juri agar dilakukan pemeriksaan antigen. Dengan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan dibatasi kapasitasnya, ataupun sesudah kejuaraan dilakukan lagi pemeriksaan antigen.
” Tadi sudah dilakukan pengucapan janji, pegang teguh janji tersebut, karena janji itu merupakan sala satu ikrar yang telah dilakukan oleh karena itu kita harus jaga dengan menjujung sportifitas, kalah ya kalah, menang ya menang harus junjung sportifitas. Pemerintah tetap mensuport terhadap seluruh atlet, bahkan nanti akan diberikan jenjang prestasi kepada para atlet agar bisa direkrut untuk mendapatkan pekerjaan lainnya, ” Ujar Bupati.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Bupati juga menghimbau kepada pengurus IPSI untuk lebih memperhatikan para atletnya, dan diharapkan event-event seperti ini tetap dilakukan agar dapat dilihat hasil yang telah dicapai.
Usai memberikan sambutan Bupati Belu menyerahkan piala bergilir Bupati Cup kepada ketua IPSI Belu selaku panitia untuk diperebutkan kembali pada ajang kejuaraan pencak silat antar perguruan se Kabupaten Belu.
Berita: Asih Mukti
Foto: Cransen Fontes
Kam: Bene Luan
Editor: Novita Bogar
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.