PEMERINTAH DESA MANLETEN BAGI SEMBAKO KEPADA WARGA YANG TERDAMPAK COVID-19

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (22/6), Pemerintah Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu membagikan paket Sembako kepada 7 Kepala Keluarga (KK) yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terdampak Covid-19. Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Tim Penanganan Covid-19 Kecamatan Tasifeto Timur dan Tenaga Pendamping Desa Profesional, bertempat di Dusun Raibasin dan Dusun Haekrit, Kecamatan Tasifeto Timur.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
Pembagian paket sembako tersebut berupa Masker, Hand Sanitizer, Beras, Telur dan Mie Instant.
Kepala Desa Manleten – Kristianus Januarius Roni Seran mengatakan, berdasarkan rapat kerja bersama Kapolsek, Camat, Danramil dan Kepala Puskesmas Wedomu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa, di Dusun Raibasin dan Dusun Haekrit Kecamatan Tastim, terdapat 6 orang warga yang terdampak Covid – 19. Ketujuh warga tersebut, 6 orang berdomisili di Dusun Raibasin sementara 1 warga lainnya berdomisili di Dusun Haekrit. Melihat kondisi tersebut, pihaknya bersepakat membantu memberikan sembako kepada warga yang terpapar Covid-19 di maksud.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
“Hari ini kita melakukan pembagian sembako bagi 7 KK yang mengidap Covid-19. Ketujuh warga ini, 6 diantaranya berdomisi di Dusun Raibasin sebagai pekerja pembangunan Kampus Politeknik Universitas Pertahanan (Unhan) yang berlokasi di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, sementara 1 warga lainnya merupakan warga Dusun Haekrit yang juga bekerja di Unhan. Jadi, jumlahnya ada 7 orang dan mereka masuk dalam pengawasan kita, baik dari Tim Penanganan Covid-19 kabupaten, kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Lanjut Kades Roni, Pembagian paket sembako kepada sejumlah warga yang terpapar Covid-19 merupakan wujud kepedulian pihaknya dengan harapan agar warga bisa bebas dari Covid-19.
Mungkin gambar 1 orang
“Untuk kebutuhan warga yang sedang isolasi, kita swadaya, saling bantu-membantu bersama warga lainnya. Meskipun tidak banyak, namun kami berharap dapat membantu kebutuhan mereka selama isolasi mandiri. Saya menghimbau warga agar disiplin protokol kesehatan dengan melakukan 5M yakni, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Kabupaten Belu, Kasat Pol PP Kabupaten Belu, Camat Tastim, Kapolsek Tastim, anggota Koramil Wedomu, Kepala Puskesmas Wedomu serta Tenaga Pendamping Profesional.
Berita: Frans Leki
Foto: Frans Leki
Video: Dion Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.