WAKIL BUPATI BELU PIMPIN RAKOR PERKEMBANGAN POLITIK DAERAH DAN KEWASPADAAN DINI

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Senin (21/06), Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Unsur Forkompinda Plus Bahas Perkembangan Covid- 19 di Kabupaten Belu dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Politik Daerah dan Kewaspadaan Dini Pemerintah Kabupaten Belu yang berlangsung di Lt. 1 Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, orang duduk dan teks yang menyatakan 'PEMERINTAH KABUPATEN BELU BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK JLEltari No.1 Atambua RAPAT KOORDINASI PERKEMBANGAN POLITIKDAERAH DANKEWASPADAAN DINI PEMERINTAH KABUPATEN BELU Atambua, 21'
Rapat Koordinasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belu pembahasannya lebih difokuskan pada upaya dan langkah-langkah yang diambil terkait kasus terkonfirmasi covid – 19 di Kabupaten Belu.
Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM menyampaikan sesuai hasil rapat yang dilakukan Pemkab Belu dengan Unsur Forkompinda Plus hari ini dapat disimpulkan bahwa terdapat kasus terkonfirmasi angka Covid -19. Oleh karena itu, terhadap semua pihak yang berperan dalam Gugus Tugas Covid -19 harus melakukan pemantauan terhadap pelintas batas yang masuk diwilayah Kab. Belu dan dikawal secara ketat sehingga tidak terjadi peningkatan kasus di Kabupaten Belu. Dan bagi setiap warga Belu perlu taati Protokol Kesehatan Covid -19.
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
Lebih lanjut, Wabup Belu menambahkan terkait data – data Covid yang berbeda, Wabup Belu akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyamakan data sehingga tidak terjadi ketidaksamaan data dalam penyampaian data di tingkat pusat.
” Jadi, terkait pelaksanaan teknis dilapangan kita masih sangat lemah. Karena itu, kita harus melakukan koordinasi sesegera mungkin dan jangan buang – buang energi, Siapa melakukan apa, kapan, dimana dan bagaimana, sehingga tidak terjadi ketidaksamaan data Covid-19 antara pihak terkait dalam penyampaian data di tingkat pusat,” ujar Wabup Belu.
Wabup juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Belu agar perlu menerapkan Protokol Kesehatan Covid – 19 dan berhati – hati karena saat ini terdapat varian baru yang masuk.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri, seragam militer dan dalam ruangan
” Intinya 5 M wajib ditaati dan pantau orang baru yang masuk ke daerah kita dan RT/ RW harus berperan aktif dalam pemantauan di tingkat bawah untuk menghindari Covid -19 dan varian baru yang masuk ke daerah kita,” imbuhnya.
Terkait Vaksinasi Covid -19, Wabup menekankan agar semua masyarakat wajib hukumnya berpartisipasi dalam Vaksinasi Covid -19 untuk mengantisipasi melonjaknya angka Covid -19 di Kabupaten Belu.
Pada rapat ini membahas juga situasi Kamtibmas di Kabupaten Belu, patok-patok wilayah di perbatasan RI-RDTL dan Konflik Sosial yang terjadi di Kabupaten Belu.
Berita: Ria & Norcy
Foto: Jun
Vidio: Jhon
Editor: Elias Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.