PERWAKILAN DINAS KOMINFO BELU IKUTI WORKSHOP P4GN INSAN MEDIA

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (16/06), Perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu sebagai salah satu Pengelolah Media Informasi Pemerintah Kabupaten Belu mengikuti Workshop Penguatan Kapasitas bagi Insan Media di Aula Hotel Matahari Atambua.
Mungkin gambar 1 orang, duduk dan berdiri
Workshop yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belu dalam rangka Pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.
Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kepala BNNK Belu – Muhammad Rizal, S.Sos didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu – Johanes Andes Prihatin, SE., M.Si, dan Kasat Narkoba Polres Belu – Iptu Hadi Samsul Bahri, SH.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan
Kepala BNNK Belu – Muhammad Rizal, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa, dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, pihaknya terus menggalakkan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Program Desa Bersinar, yaitu Desa Bersih dari Narkoba. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat sisi terluar di daerah – daerah atau wilayah – wilayah terdepan, terluar dan terpencil, sehingga muncul suatu gerakan yang simultan dan komprehensif.
Terkait dengan kehadiran insan media, lanjutnya, merupakan kontribusi yang luar biasa dalam hal penanganan narkoba, dan hal ini tentunya tidak bisa kita pungkiri. Keikutsertaan Insan Media terkait dengan narkoba sudah menjadi mitra yang tidak bisa dilepaskan, tinggal bagaimana kita memuat porsi – porsi yang harus dikuatkan lagi dan peran – peran apalagi yang insan media bisa ambil untuk bersama dengan BNN, Instansi Swasta, Pemerintah Daerah dan lembaga- lembaga lain untuk mewujudkan kota ini menjadi kota yang tanggap terhadap ancaman narkoba.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan orang duduk
“Persoalannya, kita disini adalah wilayah perbatasan, wilayah terdepan, dan justru sangat menyesalnya disaat wilayah – wilayah kita ini menjadi tempat peredaran antar wilayah dan antar negara. Karena itu kami berpikir penguatan level komponen masyarakat harus kita gerakkan. Salah satunya adalah melalui kegiatan P4GN untuk menjadi andil dalam perwujudan kota tanggap terhadap ancaman narkoba,” ungkapnya.
Pihaknya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada aparat Polri karena dalam beberapa hari terakhir bisa mengungkapkan dan menangkap para pengguna dan pengedar narkoba, baik dari kalangan ASN, Artis maupun Pejabat Publik.
“Kalo sekarang kita tidak merapatkan barisan, maka perlu kesiap – siagaan karena narkoba bisa saja menjadi sarang atau pelintas diwilayah kita,” tandasnya.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Adapun narasumber dalam kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas yakni, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, dengan materi ”Peran Media Dalam Penyebaran Informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”, Kasi Pidum Kejari Belu – Saefudun, SH., MH, dengan materi “Narkotika dan Aspek Hukumya” dan Kasat Narkoba Polres Belu – Iptu Hadi Samsul Bahri, SH, dengan materi “Permasalahan Narkotika di Kabupaten Belu”.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan
Hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini, Kepala Bidang Hubungan Media dan Sumber Daya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu – Dominikus Mali, S.Sos serta insan media lainnya seperti RRI Atambua, Radio Dian Mandiri, Radio Miscal, TVRI Atambua, Koresponden MNC Group, Pos Kupang, Victory News, Fox NTT, The East Indonesia, Timor Daily, Putri Belu 2019, NTT Bisa Maju, Chanel Kata 21, Hotu-Hotu Chanel, m-Kantas Chanel, KOdjek Atambua dan Nyongs Production.
Berita: Frans Leki & Mercy Aton
Foto: Mercy Aton
Video: Dion Luan
Editor: Elias Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.