BNN KABUPATEN BELU GELAR WORKSHOP P4GN BAGI PENGGIAT ANTI NARKOBA

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU-Selasa (08/06), Dalam rangka pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu menggelar Kegiatan Workshop Penggiat Anti Narkoba bagi Instansi Pemerintah yang berlangsung di Aula Hotel Matahari, Atambua.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
Kegiatan Workshop yang di mulai tepat pukul 09.00 WITA ini dibuka oleh kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu Muhammad Rizal, S.sos.
Hadir dalam kegiatan workshop ASN lingkup Pemda Belu, pejabat yang mewakili Kepala Badan Peratanahan Nasional Kabupaten Belu, pejabat yang mewakili kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Belu, pejabat yang mewakili Pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan Stasiun KIPM Kelas I Kupang Wilayah Kerja Atambua, pejabat yang mewakili Pimpinan Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Atambua, pejabat yang mewakili Pimpinan Kementerian Kehutanan Seksi Konservasi Wilayah I Atambua, pejabat yang mewakili Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu, pejabat yang mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Belu, pejabat yang mewakili UPT KPH Wilayah Kabupaten Belu, dan perwakilan PT. POS Indonesia.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Sebagai Pemateri dalam Workshop Penggiat Anti Narkoba Instansi Pemerintah, Kabid Ekonsosbud, Agama dan Orkesmas pada Badan Kesbangpol Kabupaten Belu – R.Adolf N.Sabuna, S.Sos dengan Judul materi “Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan P4GN”, Pemateri ke dua pejabat yang mewakili Kapolres Belu, Kasat Narkoba – Hadi Samsul Bahri, SH dengan judul materi ” Permasalahan Narkotika di Kabupaten Belu”, Pemateri Ketiga – dr Jesse Daniel dengan judul materi “Konseling Adiksi Dasar dan Rehabilitasi”.
Dalam sambutannya Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu – Muhammad Rizal, S.Sos menyampaikan bahwa seluruh BNN khusus di Kabupaten Belu dalam hal penanganan Narkoba tidaklah mudah karena persoalan Narkotika sangat genting persoalannya. Sehingga perbandingan antar Kota dan Desa sudah mencapai 45% maka dengan itu saya mengajak seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, TNI-POLRI secara bersama – sama kita bergandengan tangan secara baik untuk membuka jaringan di setiap instansi agar dapat menyelesaikan persoalan Narkoba yang ada sekarang sehingga Kabupaten Belu bebas dari Narkoba.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan orang berdiri
Sementara itu Kabid Ekonsosbud, Agama dan Orkesmas pada Badan Kesbangpol Kabupaten Belu – R. Adolf N.I. Sabuna, S. Sos menyampaikan bahwa kebijakan Pemerintah Kabupaten Belu fungsinya cukup kuat dimana melihat ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memelihara keutuhan NKRI. Oleh karena itu, pemerintah bekerja sama dengan TNI- POLRI, SATPOL PP serta lembaga terkait lainnya untuk menjalankan tugas Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya dan Pertahanan Keamanan. Sehingga dari berbagai tantangan, hambatan, dan gangguan maka akan dilakukan deteksi dini atas berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Belu bisa ditanggulangi dengan baik. Sehingga fokus dari pemerintah yang harus diperhatikan adalah Narkoba dan miras karena narkoba sudah sangat memprihatikan di Indonesia.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
Ada pula beberapa tempat kerawanan narkoba tercepat peredaran atau penyelundupan narkoba di Kabupaten Belu di beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Tasifeto Timur ada 6 Desa, Kecamatan Lasiolat ada 4 desa, Kecamatan Raihat ada 3 Desa, Kecamatan Lamaknen ada 5 Desa, Kecamatan Lamaknen Selatan ada ada 6 Desa, Kecamatan Tasifeto Barat ada 1 Desa, Kecamatan Nanaet Duabesi ada 3 Desa, Kecamatan Kakuluk Mesak ada 4 Desa tempat-tempat ini yang harus di jaga karena akan terjadi penyelundupan Narkoba secara cepat, sehingga harus dijaga secara baik-baik oleh pemerintah dan pihak terkait. Maka itu perlu dibangun sinergitas antar semua lembaga untuk melakukan sosialisasi dari hari ke hari terhadap tempat-tempat yang rawan terjadi Narkoba.
Usai kegiatan pencegahan Pemberantasan Penyelundupan Narkoba. Dilakukan foto bersama Kepala BNN Kabupaten Belu bersama para pemateri dan peserta lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.
Berita/Foto: Novita, Dora & Sipri Luma
Editor: Elias Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.