NOVENA AGUNG UMAT PAROKI NELA, JELANG YUBELIUM 50 TAHUN PAROKI ST. ANTONIUS PADUA

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (04/06), Umat Paroki Santo Antonius Padua Nela Keuskupan Atambua melakukan Novena Agung Santo Antonius Padua diawali dengan Perayaan Misa/ Ekaristi berlangsung di Gereja Paroki St. Antonius Padua Nela, Kamis (03/06).
Keterangan foto tidak tersedia.
Perayaan misa yang bertemakan ” Dengan Novena Agung Santo Antonius Padua Kita sukses perayaan Yubelium 50 Tahun dan pembangunan gereja paroki Nela ini ” dipimpin oleh Pater Salvator Towari, SVD.
Pater Salvator Towari, SVD dalam khotbahnya mengajak umat Paroki St. Antonius Padua Nela untuk menghayati novena agung menyongsong Pesta St. Antonius Padua ini dengan baik.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
” Hari ini kita membuka novena agung menyongsong pesta St. Antonius Padua Pelindung Gereja kita. Novena agung ini di laksanakan oleh seluruh Gereja Katolik yang ada dimuka bumi ini untuk menghormati para Kudus, tradisi novena doa yang khusus dengan intensi-intensi spesial selama 9 hari kepada Tuhan adalah mengikuti cara yang dibuat oleh Bunda Maria bersama ke-11 Rasul Yesus serta para pengikut Yesus lainnya setelah peristiwa kenaikan Tuhan Yesus dalam rangka menantikan penghiburan yakni Roh Kudus,” ungkap Pater.
Lanjutnya, tema novena agung hari pertama, perhatian kita fokus pada proses penemuan kembali Kesehatan yakni ( Tubuh, Jiwa, dan Roh ) Kasih sayang, Rejeki dan segala kehilangan lainnya. Dalam bacaan suci yang kita dengar tadi membantu kita dalam memasuki hari-hari novena agung menyongsong pesta Santo Antonius Padua pelindung Paroki kita. Dalam bacaan Injil, St. Markus membuka hati kesadaran iman kita akan kewajiban dasar kita sebagai orang Katolik yakni mencintai Tuhan dan mencintai sesama. Mencintai Tuhan dengan seluruh diri dan hidup kita dengan berdoa, berdevosi, dan novena. Dalam bacaan pertama Tobia dan Sarah berdoa mohon dijauhi dari kutukan Tuhan yakni kutukan dari kematian, Sauadara – saudari mari kita membaca dan merenungkan Sabda Tuhan menerima sakramen sakramen suci khususnya sakramen tobat dan ekaristi Kudus agar kita dapat menjalani hari-hari menjelang pesta ini dengan penuh iman.
Mungkin gambar 2 orang dan orang berdiri
Mencintai sesama sebagai buah dari doa, devosi, novena dan merupakan semangat dasar spiritualitas fransiskan yang dihidupi Santo Antonius yang adalah seorang kaya raya yang sangat mengasihi sesama namun ia berani meninggalkan semua kemewahan itu dan mengikuti Yesus secara radikal menemukan wajah Yesus dalam diri orang-orang miskin. Begitu juga dengan St. Fransiskus Asisi, ia juga berani meninggalkan kemewahan dan mengakui Allah sebagai bapaknya.
Saudara-saudari St. Antonius Padua dan St. Fransiskus Asisi telah menyatakan dirinya kepada kita bahwa mereka secara totalitas menyerahkan hidupnya hanya untuk melayani Tuhan dan sesama, maka dari itu marilah di hari-hari penuh rahmat ini kita bersama menjalani novena agung ini dengan baik sambil meneladani kedua Santo ini.
Mungkin gambar 1 orang dan dalam ruangan
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Perayaan Novena Agung – Yasintha Rinjani Bria mengungkapkan, Kegiatan Novena Agung ini dilaksanakan dalam rangka memperingati tahun Yubelium emas 50 tahun Paroki St. Antonius Padua Nela. Paroki Nela memilih St. Antonius Padua menjadi Pelindung tergerak oleh kesalehan St. Antonius dengan keyakinan akan mukjizat-mukjizat dan doa-doa kepada St. Antonius Padua yang dialami umat selama ini, maka kami dari panitia juga dalam rangka 50 tahun Paroki St. Antonius Padua Nela, kami lakukan Novena agung ini, kegiatan ini dilakukan bukan hanya di pusat Paroki tetapi juga di stasi -stasi yang ada di Paroki ini kita laksanakan secara serentak.
Oleh karena mengingat situasi pandemi covid 19 kita tidak bisa mengumpulkan umat dalam jumlah yang banyak, kita lakukan Novena agung ini di masing – masing stasi, dengan harapan dapat menumbuhkan iman umat dalam devosi kepada St. Antonius Padua dan bisa meneladani hidupnya dalam kehidupan sehari-hari.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan orang berdiri
Ketua panitia juga mengajak umat, secara khusus umat Paroki St. Antonius Padua Nela dan pada umumnya umat di Keuskupan Atambua untuk memiliki buku tentang St. Antonius Padua yang adalah sebagai St. Pelindung Paroki Nela yang disusun oleh salah satu umat paroki St. Antonius Padua Nela.
Sebagaimana diawali dengan Misa Pembukaan, Novena Agung ini akan berjalan selama 9 Hari dalam rangka memperingati Yubelium 50 Tahun Paroki St. Antonius Padua Nela yang jatuh pada tanggal 13 Juni 2021 mendatang.
Berita/Foto: Hengki Mao & Hiero Mones
Editor: Elias Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.