KUNKER KETUA DEKRANASDA PROVINSI NTT KE KABUPATEN BELU

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU-Kamis(27/05) Ketua Dekranasda Provinsi NTT – Ny. Julie Sutrisno Laiskodat, melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Belu, dengan tujuan untuk melihat secara langsung potensi Dekranasda dan PKK yang ada di wilayah Kabupaten Belu.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
Acara penyambutan Ketua Dekranasda Provinsi NTT – Ny. Julie Sutrisno Laiskodat berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Bupati Belu ini, diterima secara resmi oleh Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kab. Belu, bersama Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens MM, Pj. Sekda Belu-Frans Manafe, S.Pi, beserta Pimpinan OPD Kabupaten Belu.
Sesuai agenda kunjungan kerja, Ketua Dekranasda Provinsi NTT bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Belu dan rombongan langsung mengunjungi Anak PAUD Betelalenok dan melihat langsung kondisi Sekretariat Dekranasda Kabupaten Belu yang terletak di lingkungan Rumah Jabatan Bupati Belu.
Ketua Dekranasda Provinsi NTT – Ny. Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan kunjungan kerja kali ini dalam rangka melihat beberapa potensi tentang Dekranasda dan PKK di Kabupaten Belu, dan saya melihat sudah bagus tapi ada beberapa yang harus diperbaiki khususnya Dekranasda.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
Dekranasda sebagai perpanjangan tangan dari 12 kecamatan, potensi unggulan apa saja yang ada di masing-masing kecamatan dan sebagai contohnya tenun. Tenun dengan berbagai motif tenunan di Belu dari 12 kecamatan ini harus ada di Dekranasda Kabupaten Belu, dengan begitu akan memudahkan para pembeli atau wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Belu. Selain itu sesuai hasil rapat perdana bersama para ibu bupati dan wakil bupati yang baru, tempat Dekranasda sebagai contoh dan saya meminta sebagai replikasi Dekranasda yang ada di provinsi ini sebagai contoh untuk di kabupaten -kabupaten yang tersebar di NTT.
PKK itu sendiri saya juga meminta untuk supaya, kita mengingat potensi alam kita sangat kaya budaya namun menurut saya miskin akan SDM, karena menurut data kita punya SDM ini rendah berakibat stunting dan gizinya terburuk se-Indonesia. Jadi menurut saya sangat penting, bukan hanya melakukan pembangunan fisik beriringan juga pembangunan SDM harus dibangun. Karena bukan kita siapa yang akan meneruskan kalau bukan generasi sekarang.
Mungkin gambar anak, berdiri dan luar ruangan
Program PKK ini dilakukan untuk memberantas stunting dan gizi buruk jadi bukan hanya asupan, sanitasi dan dengan pendampingan untuk mengetahui bahwa program PKK ini bukan hanya untuk mensosialisasikan programnya namun kita harus berkerja sama dengan semua pihak atau lintas sektor.
Sementara itu, Ketua Dekranasda /TP. PKK Kabupaten Belu – Dra. Freni Indriani Yanuarika mengatakan sebetulnya sudah menjadi program kami, bahwa belajar menenun ini akan dijadikan salah satu pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Sebagaimana dengan arahan bunda provinsi, kami juga takut budaya bertenun akan punah, karena sekarang anak muda mungkin jiwanya tidak kesitu lagi. Untuk itu dengan adanya sanggar tenun anak -anak ini kami sangat memberikan apresiasi kepada para guru dan semoga bukan hanya satu saja namun bisa bertambah di tempat -tempat sanggar tenun lainnya.
Berita: Asih Mukti
Foto. : Rio Bele Bau
Video : Bene Luan
Editor : Eli Mali

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.