BERAGAM PERSOALAN PERTANIAN, PEMERINTAH BERKOMITMEN PERHATIKAN SESUAI KEBUTUHAN

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (25/05 ), ” Terkait dengan beberapa permasalahan yang dialami petani seperti pupuk, pengairan, pemberantasan hama, mesin pompa air, mesin panen padi ada beberapa penekanan yang saya sampaikan, kepada Kepala Dinas terkait untuk segera menyiapkan dokumen proposal sesuai kebutuhan berbagai jenis alat dan mesin pertanian untuk diserahkan kepada pemerintah pusat sehingga bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan petani,” kata Wakil Bupati Belu saat panen Padi menggunakan alat Panen Padi Harvester di Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk, Senin (24/05).
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan luar ruangan
Wakil Bupati – Drs. Aloysius Haleserens, MM mengharapkan supaya para petani menjaga peralatan yang sudah diberikan Pemerintah agar digunakan untuk jangka panjang, demikian juga dengan sumur bor agar dijaga, dirawat sehingga difungsikan dengan baik untuk kebutuhan pengairan lahan persawahan.
” Kalau kita sudah mendapatkan peralatan kita berkewajiban menjaga, kalau rusak anggota kelompok bersama-sama perbaiki, jangan sampai sudah rusak kita diamkan,” pintanya.
” Kita harus merasa memiliki sumber air karena berguna untuk kita, dijaga tentunya kita tidak biarkan sumur bor yang rusak, kita cari teknisi untuk memperbaiki,” jelas Wakil Bupati Belu.
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan rumput
Sedangkan persoalan pendangkalan sungai yang digunakan untuk pengairan, Wakil Bupati menginstruksikan kepada Dinas Pertanian berkoordinasi dengan dinas terkait, supaya menggunakan alat berat yang ada segera lakukan pengerukan material serta normalisasi sepanjang aliran sungai yang mengalami pendangkalan.
Ditambahkan Wakil Bupati Belu untuk persiapan dan pengolahan lahan, para petani juga diminta berkoordinasi dan melibatkan para penyuluh pertanian dengan kondisi luas lahan, waktu pengerjaan, penggunaan tracktor besar, jumlah tracktor yang digunakan, sehingga diinventarisir agar dapat digunakan pada semua lahan yang ada di Desa Leuntolu.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
” Kalau tracktor besar datang petani harus mau agar pematang dirubah bentuknya, sehingga alat ini dapat masuk, caranya bergotong royong sehingga alat ini dipergunakan untuk jangka panjang,” tandas Wakil Bupati Belu.
Wakil Bupati Belu juga berkomitmen akan selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan bantuan demi peningkatan kesejahteraan.
Berita: Ria & Asih
Foto: Jhon Da Silva
Video: Jun Nai’ Buti
Editor: Elias Y. T. Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.