BUPATI BELU BERSAMA FORKOMPINDA MENGIKUTI RAKOR SECARA VIRTUAL DENGAN PRESIDEN RI

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU-Senin (17/05), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD- KGEH, FINASIM, didampingi Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Forkompinda Kabupaten Belu, juga turut dihadiri Pj. Sekda Belu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Belu, Asisten Pemerintahan Umum Sekda Belu mengikuti Rapat Koordinasi Presiden Republik Indonesia – Ir. Joko Widodo dengan Kepala Daerah se – Indonesia secara Virtual, bertempat di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan teks yang menyatakan 'BUPATI BUP WAKIL BUPATI'
Pada Video Conference Presiden bersama Wakil Presiden Republik Indonesia beserta para Menteri Kabinet Indonesia Jilid II.
Dalam arahannya Presiden Republik Indonesia -Ir. Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri bagi umat Muslim dan selamat merayakan hari kenaikan Isa Al-Masih bagi Umat Kristiani di seluruh Indonesia.
” Pasca lebaran ini kita harus waspada dengan adanya potensi kenaikan penyebaran covid -19 terhadap kasus baru. Meskipun pemerintah telah melakukan kebijakan pelarangan mudik bagi masyarakat, tetapi data yang diterima menunjukkan terdapat peningkatan 1,5 juta masyarakat yang ingin pulang ke kampung dalam kurun waktu 6-17 Mei tahun 2021,” ungkapnya.
Mungkin gambar 1 orang dan layar
Kebijakan yang dilakukan dengan pelarangan mudik bagi masyarakat dan terjadi penurunan penyebaran kasus Covid -19 sebanyak 11 persen, setelah dilakukan sosialisasi penyebaran Covid-19 turun menjadi 7 persen dan dilanjutkan dengan penyekatan – penyekatan sehingga penyebaran covid-19 turun menjadi 1,1 persen. Angka 1,1 % sangat kecil, namun jika dijumlahkan maka angka tersebut menjadi besar sekali menjadi 1,5 juta orang. Oleh sebab itu kita berharap kasus aktif covid-19 ini tidak mengalami peningkatan atau naik lagi, karena sudah adanya penurunan kasus aktif covid-19 yang puncaknya terjadi pada bulan awal Februari. Hal ini harus kita jaga dan pemerintah juga harus tetap konsisten terhadap penanganan Covid-19.
Presiden Joko Widodo juga terus mengingatkan kepada para Kepala Daerah bersama Forkompinda agar selalu waspada terhadap kasus covid-19 gelombang ke 2, dan gelombang ke 3. Kasus covid-19 sudah melanda dunia dan kasus lonjakannya pun sangat drastis, dan kita pun harus berhati – hati karena ada 15 daerah dengan kasus penyebaran covid-19 ini mengalami kenaikan.
Terkait rasio keterisian tempat tidur di rumah – rumah sakit secara nasional dan Indonesia memiliki peringkat rasio 29 persen.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'WAKIL BUPATI'
Presiden mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan pemerintah juga terus melakukan penerapan 3T yakni testing, tracing dan treatment serta untuk terus waspada adanya varian baru covid-19.
Presiden Jokowi juga mengharapkan agar para kepala daerah yang ada di seluruh Indonesia agar selalu memiliki sikap dan tanggung jawab yang sama dalam berkontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang ada pada masing – masing daerahnya. Memasuki Kuartal 2 pada tahun 2021 dan target secara Nasional adalah 7 persen, ada 10 provinsi yang menjadi Trendnya positif dan NTT masuk sebagai trend yang positif yakni 0,12 persen. Target ekonomi nasional ini diperoleh dari agregat pertumbuhan ekonomi yang ada di provinsi, kabupaten atau kota. Target kuartal kita saya minta menjadi meningkat dari minus 0,74 persen menjadi 7 persen. Dan indikator untuk naik ke arah sana itu tergantung dari kerja keras kita bersama. Jadi jangan hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, namun peningkatan kesehatan juga harus diperhatikan khususnya kesehatan Covid-19.
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
Sebelumnya pada kesempatan tersebut Menteri Dalam Negeri – Jenderal Pol. Prof. Drs. H. Muhamad Tito Karnavian M.A., PH.D dalam laporan mengatakan penyebaran Covid-19 saat ini masih belum bisa terbendung, ada beberapa negara yang mengalami kasus dengan lonjakan yang sangat tinggi, di Indonesia sendiri juga untuk saat ini tengah dilakukan pemulihan dan perbaikan penanganan kasus penyebaran Covid-19. Pemulihan terakhir yang dilakukan ini juga berkat pemberlakuan PSBB dan PPKM Mikro yang dilakukan dengan sangat efektif dalam pencegahan covid-19.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan seragam militer
Usai mengikuti Video Conference, Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama Forkompinda serta para Asisten Sekda berkesempatan meninjau Sekretariat Covid-19 Kabupaten Belu yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai tempat pengumpulan data dan informasi yang akurat terkait Covid-19, sehingga Kabupaten Belu memiliki satu pusat data.
Berita: Asih Mukti
Foto: Cransen Fontes
Video: Bene Luan
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.