BUPATI BELU BUKA KEGIATAN KONSULTASI PUBLIK KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU– Selasa (11/05), Bupati Belu – dr. Agustinus Taolin, Sp.PD, KG-EH, Finasim didampingi Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu -Yasintus P. Ulu Leki ST, Membuka Kegiatan Konsultasi Publik Pertama Pembuatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belu Tahun 2021-2026, bertempat di Aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua.
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
Konsultasi Publik Pertama yang di selenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu ini dengan maksud dan tujuan untuk melakukan identifikasi dan pengumpulan data serta menemu kenali dan sinkronisasi data target dan realisasi indikator TPB yang relevan dalam Perpres No.59/ 2017 dengan target dan indikator rencana pembangunan dalam Permendagri No.86/2017 untuk disesuaikan dengan target dan relisasi indikator dalam dokumen RPJMD. Dengan menghadirkan Tim tenaga ahli pembuat KLHS Universitas Nusa Cendana Kupang – Dr. Herry Z.Kotta, ST, MT, Dr. Paulus Bhuja, SU.PhD, Dr. Suwari, M.Si. dan diikuti pimpinan instansi Vertikal, OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, tokoh agama serta pimpinan perbankan.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'KONSULTASI Pembuatan Kajian Lingk Rencana Pembangunan Ja Kabupaten Be Atamb w 500'
Dalam sambutanya Bupati Belu mengatakan isu strategis Lingkungan Hidup ini menjadi agenda dunia dan disusun oleh WHO yang diikuti oleh 93 negara untuk menjawab tuntutan dari pemimpin negara dalam mengatasi kemiskinan, kesenjangan perekonomian, untuk menjawab perubahan iklim dalam bentuk aksi nyata, dan di Indonesia pemerintah menyusun indikator pencapaian pembangunan berkelanjutan dengan 19 indikator yang menyangkut tujuan pembangunan. Selain itu juga untuk menjawab dan merencanakan RPJMD yang memiliki dampak yang luas dan spesifik oleh karena itu kita harus mengkaji secara baik.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan teks yang menyatakan 'ULTASI PUBLIK PERTAMA Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) angunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bupaten Belu Tahun 2021 2026 Atambus, 11 Moi 2021 NAGA AHLI'
Bupati juga menambahkan terdapat 11 tahapan proses yang harus dilalui sehingga percepatan RPJMD bisa terlaksana sesuai dengan pengumpulan data dan ini juga sangat penting dan sangat menentukan oleh karena itu saya mohon perhatian dari semua pihak agar dapat memenuhi target yang telah ditentukan, sehingga diharapkan kerja sama semua pihak agar data tersebut bisa dijadikan referensi terukur.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Sementara Materi yang dipaparkan dalam kegiatan Konsultasi Publik Pertama Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten Belu antara lain Deks Data Capaian Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Tahun 2016-2021 pada masing – masing OPD oleh tenaga ahli KLHS Provinsi NTT – Dr. Herry Z,.Kotta, ST, MT. Usai pemaparan materi dilakukan Penandatanganan Berita Acara oleh pimpinan /perwakilan OPD dalam mendukung pembuatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam rangka mendukung program RPJMD Kabupaten Belu 2021 – 2026.
Berita /Foto: Asih Mukti & Hengky Mao
Editor: Elias Y. T. Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.