RAKOR DAN KONFIRMASI RENCANA AKSI PELAKSANAAN INPRES NOMOR 1 TAHUN 2021

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (05/05), Badan Nasional Pengelola Perbatasan ( BNPP) RI menggelar Rapat Koordinasi dan Konfirmasi Rencana Aksi Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 dengan Kementerian, Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Belu dan Provinsi NTT yang di hadiri Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI- Drs. Robert Simbolon, M.AP.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'RAPAT KOORDINASI DAN KONFIRMASI RENCANA AKSI PELAKSANAAN ?NSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 1 TAHUN 2021 DENGAN KEMENTERIAN, ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KA UPATEN BELU, DAN PROV' USA TENGGARAT OU T'
Bertempat di Aula Pos Lintas Batas Motaain Kecamatan Tasifeto Timur, Rapat Koordinasi dan Konfirmasi Rencana Aksi Pelaksanaan Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw, dihadiri Bupati Belu – dr. Agustinus Taolin, Sp.PD, KG-EH,Finasim.
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI – Drs. Robert Simbolon, M.AP dalam sambutannya menyampaikan sesuai arahan Presiden RI untuk secepatnya mengubah wajah perbatasan Negara.
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan duduk
” Kita tidak menggunakan lagi stigma bahwa perbatasan negara itu adalah bagian dari daerah tertinggal, terbelakang dimana notabene didalamnya terdapat orang miskin bahkan termiskin, terisolasi itu harus segera kita akhiri dan itulah keinginan Bapak Presiden,” kata Deputi BNPP.
Lebih lanjut Deputi BNPP mengatakan sesuai keinginan Presiden dengan tegas mengatakan bahwa kita harus membangun Indonesia dari pinggiran.
Mungkin gambar 1 orang dan dalam ruangan
” Semangat itu harus kita lakukan, gunakan sebagai landasan kerja kita dan sumber inspirasi kita dalam mengurus perbatasan negara kita,” lanjut Deputi.
Dikatakan Deputi munculnya Inpres ini, Presiden menghendaki kemajuan di daerah perbatasan yang memiliki daya saing dengan negara tetangga.
” Terbitnya Inpres Nomor 1 Tahun 2021 mengisyaratkan bahwa betapa masa pandemi Covid-19 yang identik dengan apa yang di sebut situasi lockdown ini menjadi kesempatan kita untuk membangun, bangkit hingga pada saat pandemi berakhir, pada saat itu kita sudah dalam posisi berdaya saing terutama infrastruktur di bidang perekonomian,” tegas Deputi BNPP RI.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'RAPAT KOORDINASI DAN KONFIRMASI RENCANA AKSI PELAKSANAAN INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 1 TAHUN 2021 DENGAN KEMENTERIAN, OFGANISA PERAL KAT DAERA KA PATE ELU S'
Diakhir sambutannya Deputi menjelaskan melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2021 menugaskan kepada 10 kementerian untuk melaksanakan 60 kegiatan di tiga kawasan dan tiga lokasi salah satunya kawasan Motaain dimana akan dilaksanakan 20 kegiatan oleh 8 kementerian.
Rakor ini diikuti juga secara virtual Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Berita/ Foto: Wilson Charles dan Okto Mali
Editor: Eli Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.