PEMDA BELU TERIMA KUNJUNGAN KETUA KOMISI III DPR RI DALAM JAMUAN RAMAH TAMAH

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (4/5), Usai mengadakan pertemuan bersama para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Belu, Pemerintah Kabupaten Belu kembali menjamu Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI – Herman Hery dan rombongan, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Belu, Senin (3/5).
Mungkin gambar 1 orang, duduk dan berdiri
Kedatangan Ketua Komisi III bersama rombongan, disambut langsung Bupati Belu – dr. Agustinus Taolin, Sp.PD, KG-EH, Finasim, didampingi Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM, Ketua TP. PKK/Dekranasda Kabupaten Belu – Ny. Dra. Freny Indriani Yanuarika dan Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Belu – Ny. Rinawati BR. Perangin Angin, SE, MM.
Setelah dikalungi selendang oleh Ketua TP. PKK/Dekranasda Kabupaten Belu, selanjutnya Ketua Komisi III bersama rombongan langsung menuju Lopo tempat berlangsungnya acara ramah tama.
Bupati Belu saat membuka acara ramah tamah mengucapkan selamat datang kepada Ketua Komisi III DPR RI bersama rombongan. Ia berharap, kehadiran Ketua Komisi III bisa membantu masyarakat Kabupaten Belu dari keterbelakangan, kemiskinan dan bencana.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
“Harapan dari kami masyarakat Kabupaten Belu, mudah- mudahan ini adalah awal yang baik. Seluruh proses sudah selesai. Kami berdiri disini untuk memimpin seluruh rakyat Belu. Kami menghibahkan diri untuk bekerja dengan sebaik-baiknya hingga tahun 2024 mendatang. Oleh karena itu, kami mohon arahan, petunjuk, nasehat untuk kami di bidang politik dan pemerintahan,”ujar Bupati Belu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPR RI menyampaikan provisiat dan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu karena seluruh proses sudah selesai.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
“Jadi, apa yang dipilih oleh rakyat sudah resmi sekarang. Bapak berdua sudah jadi milik seluruh rakyat Belu. Ini adalah bagian dari demokrasi yang harus dijalankan dan diberikan contoh bagi semua masyarakat atau kelompok,” ungkapnya.
Lanjutnya, sebagai Ketua Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan NTT II yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan dalam melaksanakan tugas dan fungsi tentunya tidak bisa bekerja sendiri tanpa bergandengan tangan dengan Bupati sebagai Kepala Daerah karena hakikat Undang-undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Otonomi Daerah, kewenangannya itu ada pada Bupati. Karena itu, pihaknya terus berkomitmen dan membangun komunikasi yang baik dengan Bupati sesuai tugas dan fungsinya, sehingga apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dapat ditampung dalam proses Musrenbang, kemudian menjadi usulan daerah untuk di perjuangkan di Jakarta dan hasilnya juga sama lewat sebuah mekanisme.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
“Ini adalah cara saya mempertanggung jawabkan jabatan yang sudah dipilih oleh masyarakat. Itulah hakikat menjadi representasi wakil rakyat dalam memperjuangkan persoalan di Kabupaten Belu,” ujarnya.
Berbagai kebijakan yang disebutkan di atas, lanjut Herman Hery akan didukung dengan sejumlah strategi operasional yakni meningkatkan komitmen, koordinasi dan kerjasama antara komisi terkait dan mitra penyelenggara pelayanan pengembangan.
Kedatangan saya tidak lain memberi diri demi kepentingan rakyat Belu lewat Bupati dan Wakil Bupati dari kemiskinan dan keterbelakangan, tutup Herman Hery.
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri dan orang duduk
Turut hadir dalam acara ramah tama ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu yang juga Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Belu – Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Belu.
Foto/Berita: Frans Leki, Jhon Dasilva, Dion Luan dan Mersi Aton
Editor: Elias Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.