HARI PERTAMA BERKANTOR, BUPATI BELU LAKUKAN SIDAK DI RSUD MGR. GABRIEL MANEK SVD

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu ( 27/04 ), Di hari pertama berkantor, Bupati Belu – dr. Agustinus Taolin, SpPD, KG-EH, FINASIM didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Kominfo Kab. Belu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Dalam sidak Bupati Belu di Rumah Sakit Mgr. Gabriel Manek SVD ini, Bupati Belu melihat secara langsung bagaimana penanganan pasien Covid-19 yang dimulai dari skrining pasien oleh petugas, APD yang digunakan, prosedur sebelum pengobatan, lokasi untuk melakukan test Covid -19, Laboratorium, IGD, ruang pemeriksaan untuk pasien, ruangan cuci darah, tempat dan fasilitas pendukung yang akan dijadikan ruangan PCR Center.
Bupati Belu – dr. Agustinus Taolin, SpPD, KG-EH, FINASIM mengatakan Sidak ke Rumah Sakit Mgr. Gabriel Manek SVD sesuai dengan salah satu program prioritas di bidang kesehatan.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
” Saya datang melihat seluruhnya di rumah sakit ini mulai dari kesiapan SDM, Peralatannya, SOP, IT kita melihat satu persatu. Ada beberapa kekurangan akan kita perbaiki, mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa berjalan dengan baik, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Belu semakin menjadi lebih baik lagi dalam masa kepemimpinan ini.
” Jadi kekurangan selalu ada perbaikan akan segera kita lakukan mudah-mudahan dalam waktu dekat PCR Center di Belu sudah ada untuk melayani semua masyarakat, ” kata Bupati Belu.
Lebih lanjut Bupati Belu akan mengagendakan serangkaian kunjungan kerja ke Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk melayani masyarakat Kabupaten Belu.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
” Kita akan melihat lagi dibidang kesehatan yakni puskesmas- puskesmas, persiapan gugus tugas, evaluasi kerja, tindakan- tindakan lain yang terukur, penanggulangan bencana, terkait penanganan DBD dan seluruh penyakit tidak menular dan menular kita akan perhatikan,” jelas Bupati Agus.
Bupati Belu juga menambahkan tindakan pencegahan seluruh penyakit ini ada di puskesmas untuk pencegahan dilakukan antasipasi dengan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
” Kita memberikan edukasi tentang 3 M yakni menutup, menguras, mengubur untuk pencegahan malaria dan DBD, maupun penyakit menular lainnya. Kita juga akan sosialisasikan bersama- sama tentang pencegahan Covid-19 dan penyakit katastropik kita akan prioritaskan,” tutup Bupati Belu.
Berita/ Foto : Bene, Ria, Asih & Cransen
Editor: Elias Y. T. Mali
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.