KUNKER BUPATI BELU DI DESA NANAET

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (14/8), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kamis (13/8).
Kedatangan Bupati Belu bersama rombongan disambut masyarakat Desa Nanaet dengan pengalungan tais adat diiringi tarian likurai menuju Aula Kantor Desa tempat berlangsungnya acara tatap muka Bupati Belu bersama rombongan dengan tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan masyarakat Desa Nanaet.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka selain untuk mengoptimalkan program pemerintah juga untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan yang ada di Desa dari berbagai bidang dan upaya Bupati bersama rombongan untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Pada kunker ini, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan maupun kendala kepada Bupati Belu seperti air bersih, akses jalan, listrik dan pengembangan lahan pertanian.
Menanggapi persoalan dan keluhan maupun kendala yang dihadapi masyarakat dari berbagai bidang, dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan, pemerintah akan mencatat semua usulan dari masyarakat dan akan dimasukan dalam program tahun anggaran 2021.
Terkait air bersih, pemerintah berjanji akan mendistribusikan air minum bersih kepada masyarakat menggunakan tangki, pasalnya masyarakat memiliki bak penampung air minum di setiap dusun, sehingga tidak ada kendala saat mobil tangki dari pemerintah mendistribusikan air minum.
Terkait akses jalan, Bupati Willy menjelaskan akan ditindaklanjuti pemerintah yang didahului survei. Survei dilakukan guna mengetahui volume jalan hingga pengalokasian anggaran. Bila jalan yang diusulkan bisa dibiayai oleh dana APBD II, maka pemerintah kabupaten pasti mengalokasikan dalam APBD, sebaliknya jika jalan tersebut adalah jalan desa, maka lewat dana desa bisa dialokasikan.
Terkait listrik, pemerintah akan mengkomunikasikan dengan pihak PLN Cabang Atambua agar memperhatikan jaringan listrik di dusun – dusun yang belum ada jaringan listrik.
Di bidang pertanian, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu terus berupaya menggali potensi dan komoditas unggulan demi menunjang kesejahteraan petani. Pasalnya berbagai potensi di Desa Nanaet belum dikelolah dengan baik. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Belu berupaya menggenjot pengembangan produk – produk unggulan seperti tanaman jagung untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Untuk itu, lanjut Bupati Willy, Camat dan Kepala Desa harus kreatif dan inovatif serta mempunyai inisiatif untuk membuat hal – hal baru, agar setelah lima tahun yang akan datang akan ada perubahan yang signifikan bagi masyarakat di desa.
“Potensi – potensi yang ada ini harus dikelolah secara baik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Namun untuk mendapatkan hasil yang bagus dan bersaing, ibu-ibu perlu mendapatkan edukasi,”ungkapnya.
Untuk diketahui, secara administratif, Desa Nanaet memiliki luas wilayah 12,29 km². jumlah penduduk Desa Nanaet sebanyak 1.393 jiwa dengan jumlah laki – laki 682 jiwa dan perempuan 711 jiwa dengan 365 KK dengan rincian ASN 7 KK, Teko 5 KK, Veteran 27 KK, Petani dan Peternak 326 KK, yang berada di luar daerah dan luar negeri sebagai pekerja AKAN dan AKAD sebanyak 463 orang. Dengan adanya Covid-19 seluruh kegiatan yang direncanaakan pada APBDes T.A. 2020 mengalami perubahan dan difokuskan pada 3 hal, yakni pencegahan dan penanganan Virus Corona, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Jumlah KK yang mendapatkan bantuan sosial, yakni BLT-DD 115 KK, BST 58 KK, PKH 95 KK, dan BPNT 58 KK.
Usai melakukan tatap muka dan diskusi bersama masyarakat Desa Nanaet, Bupati Belu bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja di Desa Dubesi untuk mendapatkan masukan dari masyarakat setempat terkait persoalan krusial masyarakat Desa Dubesi.
Berita/Foto: Tim Peliput

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.