KUNKER DUBES TIMOR LESTE DI KABUPATEN BELU MEMPERERAT HUBUNGAN KERJASAMA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Kamis (06/08), Duta Besar (Dubes) Timor Leste untuk Indonesia – Alberto X. P. Carlos melakukan kunjungan ke Kabupaten Belu (Indonesia). Kunjungan dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara (RI-RDTL) ditengah pandemic Covid-19 ini diterima oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH didampingi Pj. Sekda Belu Drs. Marsel Mau Meta dan Asisten Administrasi Umum Sekda Belu Drs. Alfredo Pires Amaral, di ruang kerja Bupati Belu, Rabu (05/08).

Dalam kunjungan ini Duta Besar (Dubes) RDTL didampingi Consulate Kupang – Jesuino Dos Reis M. De Calvalho dan Agen Consulate Atambua – Joao Simao De Sousa. Kunjungan ini, menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk membicarakan upaya- upaya bersama untuk terus mempererat kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua negara di bidang ekonomi, terutama menyangkut perlintasan barang di perbatasan yang sempat ditutup akibat pandemic Covid-19. Saat ini perlintasaan di perbatasan Motaain di buka seminggu sekali pada hari Rabu dan hanya berlangsung dua jam di buka khusus perlintasan barang. Untuk itu pada kunjungan kali ini diharapkan ada solusi dari persoalan tersebut, bahwa dari pihak Timor Leste sangat merasakan dampak perekonomian akibat covid-19 yang menyebabkan dibatasinya hari dan jam perlintasan di PLBN Motaain.

Bupati Belu dalam pertemuan ini mengusulkan, kalau boleh untuk perlintasan barang disiapkan satu atau dua hari khusus dalam seminggu, sehingga tidak bersamaan dengan hari atau waktu perlintasan orang. Bupati juga mengajak agar para pengusaha di Timor Leste juga bisa menjual (eksport) hasil/produk dari negaranya ke Indonesia agar keseimbangan ekonomi dan perdagangan dapat dirasakan oleh kedua negara, jangan kita hanya membeli (import).

Lebih lanjut Bupati Belu mengatakan untuk eksport-import barang, Pemerintah Kabupaten Belu akan melakukan kooordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT terkait kebijakan-kebijakan yang merupakan kewenangan pemerintah Provinsi di perbatasan.
Atas nama Pemerintah Bupati Belu menyampaikan rasa hormat dan terimakasih atas kunjungan kehormatan ini, semoga dengan kunjungan ini bermanfaat untuk masyarakat kita di perbatasan.

Sedangkan persoalan tapal batas sungai Malibaka, Bupati Belu mengharapkan agar kedua negara (RI-RDTL) bisa lebih bijaksana dalam menangani persoalan Ini karena air adalah sumber kehidupan.

Dalam kunjungan perdananya ini Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia – Alberto X. P. Carlos menyampaikan bahwa sudah empat setengah tahun masa jabatannya, ini merupakan pertama kalinya dia berkunjung ke saudaranya bapak Bupati Belu dan saudara – saudaranya di Kabupaten Belu.

“Kita (Belu-Timor Leste) adalah saudara, kita harus saling membantu dan akan selalu siap untuk bekerja sama kedepannya. Permintaan Bapak Bupati bagi saya itu adalah permintaan seorang saudara jadi akan saya sampaikan kepada Pemerintah Timor Leste agar mempertimbangkan tersebut untuk kepentingan kedua belah pihak,” ungkapnya.

Berita /Foto: Domi Bitin & Mario Carlo

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.