KPU BELU GELAR SOSIALISASI TATA CARA DAN SYARAT CALON PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI TAHUN 2020

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (23/7), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu menggelar Sosialisasi Tata Cara Pencalonan dan Syarat Calon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020 berlangsung di Aula SMKK Kusuma Atambua.
Kegiatan ini dibuka Ketua KPU Kabupaten Belu – Mikhael Nahak, S.Sos didampingi Divisi Teknis KPU Kabupaten Belu- Yoni Arianto Neolaka, S.Sos dan Divisi Sosialisasi – drh. Herlince Emiliana Asa serta diikuti Pimpinan OPD Lingkup Pemkab. Belu, Forkompinda Plus, Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Komisioner KPU, Pimpinan Partai Politik, Ormas, Tokoh Agama, Persatuan Jurnalis Belu ( Pena Batas ) RI-RDTL dan seluruh anggota KPU Kabupaten Belu.
Ketua KPU Kabupaten Belu – Mikhael Nahak, S.Sos usai kegiatan sosialisasi mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi terkait tahapan pilkada yang sedang berjalan baik secara internal maupun secara masif dengan cara membagikan link dan materi – materi melalui media massa, sehingga jangkauannya bisa di akses oleh masyarakat luas. Pihaknya juga berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, pimpinan partai politik bisa mengetahui syarat – syarat pencalonan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2020.
“Kita juga turun sosialisasi ke bawah. Semoga apa yang kami lakukan dapat memperlancar proses tahapan pilkada yang tengah berjalan. Masyarakat Kabupaten Belu juga diharapkan bisa mengetahui dan memahami tata cara pemilihan dalam pilkada Belu tahun 2020 melalui referensi, pengetahuan dan wawasan khususnya bagi para calon yang akan maju dalam perhelatan pilkada ini,” ungkapnya.
Ketua KPU Kabupaten Belu juga mengatakan, mengenai tata cara pencalonan paslon Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2020, terdapat 2 jalur pencalonan, yakni pencalonan paslon melalui jalur perseorangan dan pencalonan paslon melalui dukungan partai politik.
Secara rinci Ia menjelaskan, bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Belu jalur perseorangan harus memiliki jumlah sebaran minimal dukungan 13.413 atau 25% akumulasi. Sedangkan untuk bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Belu melalui dukungan partai politik harus memiliki jumlah minimal dukungan 20% dari jumlah kursi DPRD Kabupaten Belu.
“Tanggal 23 September tahun 2020 ini sudah ada penetapan bakal pasangan calon, sehingga dalam beberapa hari ke depan, kami terus melakukan komunikasi dengan paslon perseorangan maupun dukungan Partai Politik, sehingga hal – hal teknis bisa diketahui oleh masing – masing paslon,” ucapnya.
Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi ini, Ketua Divisi Teknis KPU Kabupaten Belu – Yoni Aryanto Neolaka, S.Sos dengan materinya Tata Cara Pencalonan dan Syarat Calon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2020.
Foto/Berita: Frans Leki

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.