BUPATI BELU TEGASKAN DANA BST UNTUK KEBUTUHAN POKOK

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU—Senin (13/07) Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH menyerahkan secara simbolis kepada 6 orang perwakilan penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 3, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Manumutin, Kecamatan Atambua Kota.
Camat Kota Atambua – Vinsensius Mau, S.T., M.T., dalam laporan singkatnya mengatakan jumlah jiwa secara keseluruhan di Kelurahan Manumutin sebanyak 13.299 jiwa, jumlah Kepala Keluarga di Kelurahan Manumutin sebanyak 3.178 KK, dan dari jumlah tersebut kurang lebih 2000 KK yang menerima manfaat Bantuan Sosial. Untuk diketahui bahwa di Kelurahan Manumutin ini memiliki jumlah anak yang menderita stunting sebanyak 151 anak dan ini merupakan angka terbesar jika di bandingkan dengan kelurahan lainnya. Terkait dengan perumahan masih banyak masyarakat di Kelurahan Manumutin yang memiliki rumah tidak layak huni, namun kendala yang di hadapi oleh masyarakat yakni banyak masyarakat yang tidak memiliki lahan untuk mendirikan rumah.
“ Sebanyak 338 KK penerima manfaat Bantuan sosial tunai(BST), penerima program keluarga harapan(PKH) sebanyak 354 KK, perluasan sembako 209 KK, penerima JPS sebanyak 900 KK,” kata Camat Kota Atambua.
Sementara itu Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam arahannya mengatakan Pemerintah membantu masyarakat dan uangnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, bukan untuk adat, melainkan uang tesebut dapat di pergunakan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan seperti beras, buku untuk anak sekolah, seragam sekolah, dan sepatu sekolah untuk anak-anak.
Selain itu Bupati juga menambahkan berdasarkan laporan dari Camat Kota Atambua, bahwa di Kelurahan Manumutin memiliki angka stunting tertinggi yakni 151 anak, oleh sebab itu Bupati menyarankan agar masyarakat di Kelurahan Manumutin untuk bisa mengikuti program KB, sehingga bisa mengurangi terjadinya anak stunting. Dan untuk ibu hamil harus banyak mengkonsumsi makanan yang bergizi, agar ketika melahirkan anak nanti, anak tersebut tidak mengalami gizi buruk atau stunting pada anak. Bupati Belu juga memberikan apresiasi kepada para Relawan COVID-19 yang mana dalam waktu dekat ini uang transport bagi para Relawan COVID akan segera di bayarkan.
‘’ Saya berharap ibu hamil dan anak–anak setelah menerima uang baik itu BST, JPS, dan BLT ini bisa menyisihkan uang untuk membeli susu dan makanan yang bergizi, seperti sayur kelor karena daun kelor ini sangat baik untuk kesehatan ibu dan anak, sehingga bisa mengurangi terjadinya angka stunting. Selain itu khusus bagi relawan COVID-19, ada tugas tambahan yakni dengan memantau masyarakat dalam memanfaatkan uang bantuan yang diberikan Pemerintah agar tidak disalah gunakan, dan dalam waktu dekat ini uang transport bagi para Relawan COVID akan segera di bayarkan,” tegas Bupati Willy.
Pada tempat yang sama, Perwakilan dari PT. Pos Indonesia Cabang Atambua – Ricky, mengatakan PT. Pos Indonesia Cabang Atambua sangat berterima kasih karena sudah melibatkan Pos Cabang Atambua dalam melakukan penyaluran dana bantuan bagi masyarakat penerima manfaat.
“ Untuk pembagian tahap ketiga ini ada penurunan penerima manfaat setelah diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Belu, dan bagi masyarakat yang saat ini tidak bisa hadir dalam kegiatan penerimaan BST ini bisa langsung datang ke Kantor Pos Cabang Atambua, dan bentuk bantuan sosial ini akan di teruskan hingga bulan Desember 2020 yang akan datang,” ujar Ricky.
Turut hadir dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) yakni, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Perwakilan PT Kantor Pos Cabang Atambua, Camat Kota Atambua serta masyarakat penerima manfaat dari Kelurahan Manumutin.
Berita/foto: Asih Mukti & Jun Naibuti

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.