PEDULI MASYARAKAT TERDAMPAK CORONA, IKBSK DAN INI DARATAN TIMOR BAGI SEMBAKO DAN MASKER

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (04/07), Ikatan Keluarga Besar Suku Kemak (IKBSK) peduli kasih kembali menyerahkan bantuan berupa pembagian paket sembako bersama Ikatan Notaris Indonesia ( INI ) Daratan Timor membagikan masker kepada masyarakat Desa Sadi, yang berlangsung di rumah Bapak Alexander Nai Bere salah satu tokoh masyarakat Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur.
Kegiatan bertajuk “Aksi Bakti Untuk Masyarakat Sadi” ini merupakan wujud nyata pihak IKBSK untuk membantu mereka yang terdampak ekonominya akibat Corona Virus /Covid-19.
Selain membagikan paket sembako, IKBSK dibantu Ikatan Notaris Indonesia (INI) Daratan Timor (Kota Kupang, Kabupaten Kupang) juga membagikan masker kepada masyarakat Desa Sadi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 112 pada 1 Juli 2020 yang lalu. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian rekan-rekan notaris kepada sesama untuk memenuhi kebutuhan ditengah pandemi Virus Corona.
Masyarakat yang mendapatkan bantuan dari IKBSK dan INI adalah para lansia khususnya janda dan duda bahkan mereka yang harus kehilangan pekerjaan akibat pandemi Virus Corona.
Ketua IKBSK – Vinsensius Mau, ST., MT mengungkapkan, dalam rangka menghadapi Covid-19, pihaknya memiliki rasa kepedulian dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat di Wilayah Sadi, khususnya para lansia. Hal ini didasari bahwasanya IKBSK dan masyarakat Desa Sadi merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
“Sasaran penerima pada hari ini adalah lansia yang ada di Wilayah Sadi terutama janda dan duda kurang lebih 85 penerima yang tersebar di 5 dusun. Sembako yang di berikan ini dimaksudkan untuk meringankan kebutuhan rumah tangga terdampak Virus Corona. Aksi ini merupakan yang kedua kalinya, sejak di bentuk pada 9 Desember 2019 yang lalu,” ungkap Vinsen.
Ketua IKBSK juga mengatakan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem alam, pihaknya beserta masyarakat sudah melakukan penanaman anakan pinang di Desa Umaklaran kurang lebih 1.800 pohon, tatapi karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, tingkat keberhasilan penanamannya kurang lebih 20%.
“Harapan kita saat itu di atas 50%, tapi karena cuaca tahun ini agak buruk, tingkat keberhasilannya menurun. Bulan Agustus nanti kami akan melakukan penanaman mangrove di Pantai Utara. Ini merupakan bagian kepedulian kami IKBSK untuk peduli terhadap lingkungan,”ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan dalam sambutannya mengatakan, berbuat baik itu sebenarnya merupakan sesuatu yang diwajibkan oleh Tuhan. Namun sering kali kita lupa. Berbuat baik itu tidak dilihat dari besar atau kecil. Baik itu artinya, peduli terhadap orang lain karena hidup menjadi lebih bermakna disaat kehidupan itu di gunakan untuk orang lain merasa kebaikan.
“IKBSK ini dibentuk sendiri, tapi merupakan animo dari seluruh IKBSK. Pada prinsipnya kita tidak bisa berbuat baik untuk semua, tapi disaat kita berbuat baik untuk sekian orang, maka disitu kebaikan Tuhan diwartakan. Berbicara tentang cinta kasih berarti berbicara tentang perbuatan baik. Sekali berbuat baik, maknanya sedikit. Berbuat baik berulang kali memiliki makna yang besar,” tandas Wabup.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT – Marianus Mau Kuru, SE., MPh, Penjabat Sekda Belu – Drs. Marsel Mau Meta, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Ny. Lidwina Viviawaty NG Lay, Kadis PMD Kabupaten Belu – Januaria Nona Alo, S.IP., Plt. Kepala PLBN Motaain – Engelbertus Klau, S.IP., M.Si serta masyarakat penerima bantuan.
Foto/berita: Tim Peliput

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.