WABUP BELU MINTA MASYARAKAT PERBATASAN DAN INSTANSI TEKNIS BERKOLABORASI BERANTAS NARKOBA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (26/6), Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan meminta kepada masyarakat perbatasan dan instansi teknis berkolaborasi dan terus berkomunikasi dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan, peredaran gelap Narkotika dan Obat – obat terlarang (Narkoba) di Kabupaten Belu, mengingat Kabupaten Belu sebagai pintu masuk peredaran narkoba, baik melalui darat maupun laut, sehingga tidak merusak generasi penerus bangsa. Untuk itu seluruh komponen masyarakat di perbatasan dan instansi teknis diharapkan terus berkolaborasi untuk mencegah beredarnya Narkoba oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Permintaan itu disampaikan Wabup Belu usai menghadiri momentum puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasonal (HANI) Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Belu yang berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Belu Jalan El Tari Atambua dengan Tema ” Hidup 100% Diera New Normal, Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba” yang digelar secara Virtual oleh BNN RI.

“Dalam menjalankan new normal ditengah pandemi Covid-19 ini merupakan tantangan tersendiri, tetapi kita tidak boleh lengah karena adanya pandemi Covid-19. Kita tetap waspada dan berhati – hati karena itu juga merupakan bentuk dan upaya dari orang – orang yang tidak bertanggung jawab untuk merusak generasi penerus bangsa. Karena itu, kita selalu siap untuk berkoordinasi dalam mengantisipasi peredaran Narkoba,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BNN Kabupaten Belu – Gregorius Kali Bau mengatakan, dalam menangani persoalan peredaran Narkoba, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Karenanya melalui moment ini diharapkan kerja sama dan sinergitas dari semua komponen termasuk Organisasi Perangkat Daerah maupun Forkopimda di Kabupaten Belu.

“Hasil evaluasi kami terkait Inpres Nomor 6 Tahun 2019, sebagian OPD sudah lakukan, tetapi masih sebatas pada sosialisasi. Dengan adanya pembaharuan Inpres Nomor 6 Tahun 2019 ke Inpres Nomor 2 Tahun 2020, diharapkan untuk lebih kepada semua program bisa dilaksanakan, misalnya tes urine, sosialisasi aturan yang ada termasuk beberapa item yang harus dipenuhi,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara puncak peringatan HANI Tahun 2020 tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Belu, Forkopimda Plus Kabupaten Belu dan insan Pers.

Berita/Foto: Sipri Luma & Frans Leki

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.