BUPATI BELU MENGIKUTI RAPAT EVALUASI MELALUI VIDEO CONFERENCE

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (27/05), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH bersama unsur Forkompinda Plus Kabupaten Belu mengikuti Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota se- Nusa Tenggara Timur melalui Video Conference antara Gubernur Nusa Tenggara Timur dengan Walikota Kupang dan Para Bupati serta Unsur Forkompinda Plus Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Belu. Selasa(26/05).
Rapat Evaluasi dalam rangka menjamin pelaksanaan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT secara efektif, efisien dan bertanggung jawab, serta melakukan evaluasi secara garis besar upaya-upaya yang telah di lakukan bersama baik dari aspek kesehatan, ekonomi maupun sosial di Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.
Gubernur Nusa Tenggara Timur – Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahannya mengatakan kondisi seperti saat ini membutuhkan analisis secara baik dan mendalam untuk memutuskan langkah-langkah yang diambil demi kepentingan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Untuk itu dirinya meminta kepada para Bupati se-Nusa Tenggara Timur khusus untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif dan konkrit agar kita kembali normal seperti biasa sehingga seluruh program-program kita akan berjalan secara baik.
‘’Saya minta maksimal tanggal 15 Juni tahun 2020 kita sudah normal kembali, pelayanan pemerintahan tidak ada lagi WFH (Work From Home) karena tidak ada efektifas dan produktifitas yang didapatkan. Dan untuk para Bupati harus lebih serius dengan kondisi saat ini kita harus mulai fokus kembali program-program 2020 ini khususnya untuk pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya juga meminta kepada para Bupati agar setelah rapat evaluasi untuk melakukan pertemuan dengan para Kepala Desa di daerah masing-masing perlu di awasi dengan benar semua program dan kegiatan maupun program bansos semua bisa dapat menerima sesuai dengan kondisi dan hak-hak masyarakat yang bisa didapatkan masyarakat. Karena itu, saya ingin agar kita mendesain program-program kerja 2020-2021 sehingga program kerjanya jelas dan tepat sasaran dengan kondisi seperti saat ini.
Gubernur juga mengajak para Bupati dan Forkompinda di daerah untuk mulai bangkit dan mulai mengerjakan tugas-tugas seperti biasa.
’’Saya minta kita serius membahas program kesejahteraan kita dan kesehatan kita dan target-target yang ada serta program-program ekonomi kita yang telah disiapkan. Untuk tahun ini dari provinsi di bulan Juli kami akan mulai menanam sepuluh ribu hektar lahan untuk jagung. Untuk itu di minta kepada para Bupati yang masuk dalam program pertanian, saya minta untuk berpartisipasi aktif untuk program ini dan dapat dilaksanakan dengan baik dan program-program ini bisa bertumbuh dengan baik.
Untuk Walikota dan para Bupati untuk kembali membuka batas di wilayahnya masing-masing dan kita hidupkan kembali sebagai saudara satu perjuangan, satu semangat untuk mencapai NTT yang sejahtera.
Sementara itu Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH menyampaikan beberapa hal yakni bansos di daerah Kabupatenh Belu telah di salurkan. Kabupaten Belu sebagai daerah penyangga perbatasan untuk menunjang ekonomi saat ini pintu masuk PLBN Motaain hanya bisa ijin ekspor ke negara TLS setiap hari Rabu. Sementara ijin impornya belum ada, untuk itu mohon kebijakan bapak Gubernur agar ekspor dan impor bisa ditinjau lagi karena dalam waktu dekat perbatasan Timles akan di buka kembali sehingga kita di kota perbatasan perdagangan bisa normal kembali.
” Kami sangat mendukung Program dari Gubernur agar kita semua dapat kembali beraktifitas secara normal, sehingga pusat-pusat perbelanjaan, warung dan restoran yang selama ini tutup dapat kembali dibuka dan melayani masyarakat namun tetap mengikuti arahan dari protokoler covid-19. Kami juga mendukung program bapak Gubernur yakni program ekonomi tanam jagung, dan kami minta agar adanya perluasan lahan untuk tanaman jagung di Kabupaten Belu,” harap Bupati Belu.
Hadir dalam Rapat Evaluasi Covid-19 yakni Ketua DPRD Kabupaten Belu – Jeremias Manek Junior, Dandim 1605 Belu – Letkol Inf. Ari Dwinugroho, Kajari Atambua – Alfons Loe Mau, Kabag Ops Polres Belu – I Nengah Sutan Naya, SH.
Berita/Foto: Mercy Aton dan Hengki Mao

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.