WKRI KEUSKUPAN ATAMBUA GELAR BAKSOS PEDULI COVID 19

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Minggu, (10/05), Wanita Katolik Republik Indonesia ( WKRI ) Keuskupan Atambua Ranting Tulamalae mengadakan Bakti Sosial pembagian 22 paket Sembako dan Masker bagi para lansia dan janda yang ada di Lingkungan Bunda Para Beriman Toro dan Lingkungan Tulamalae Paroki Katedral Sta. Maria Immaculata Atambua.
Ketua Dewan Pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia Keuskupan Atambua – Agustina Asa mengungkapkan kegiatan pembagian masker dan sembako bagi para lansia dan janda ini merupakan kepedulian dalam pelayanan kasih karena dampak wabah Virus Corona / Covid – 19.
” Wanita Katolik Republik Indonesia Dewan Pengurus Katedral Sta. Maria Immaculata Atambua hari ini membuat kegiatan peduli kasih karena adanya dampak Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di 4 Dekenat yang ada di Keuskupan Atambua yakni Dekenat Belu Utara, Dekenat Mena, Dekenat Malaka dan Dekenat Timor Tengah Utara,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan spontanitas dari para anggota Wanita Katolik Republik Indonesia Keuskupan Atambua untuk membantu keluarga yang terkena dampak akibat wabah Virus Covid-19. Kegiatan serupa telah dilaksanakan oleh Ranting Tenukiik dengan membagi 14 buah paket sembako. Hari ini Ranting Tulamalae dan Bunda Maria Para Beriman Toro membagikan sembako dan masker kepada 22 keluarga.
“Kegiatan ini akan dilanjutkan pada tanggal 21 Mei mendatang dengan paket bantuan yang sama dan sasarannya akan dibagikan di Bakal Paroki Kuneru dan Paroki Haliwen. Sedangkan untuk tiga Dekenat pembagiannya akan menyusul jikalau sudah ada informasi dari Ketua Ranting di tiga Dekenat tersebut, ” ucap Ketua WKRI Keuskupan Atambua.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Tim Komsos Keuskupan Atambua dan Dinas Kominfo Kabupaten Belu serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu yang telah bekerja sama dalam mendukung kelancaran pembagaian Masker dan Sembako ini.
Berita/Foto : Hengki Mao & Andi Luan

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.