POSKO PEMANTAUAN COVID-19 DI DAERAH BATAS KABUPATEN BELU SUDAH BEROPERASI

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB.BELU- Selasa (21/04), Masyarakat yang bepergian dan akan memasuki Wilayah Kabupaten Belu kini mendapatkan pemeriksaan secara ketat di daerah perbatasan wilayah Kabupaten Belu.
Salah satu pos pemeriksaan yang saat ini melakukan pemeriksaan secara ketat adalah Pos Pemeriksaan di Desa Tasaain, Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malaka.
Untuk memberikan motivasi dan untuk mengetahui sejauh mana para petugas yang tergabung dari berbagai unsur antara lain Petugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satpol PP, dan TNI – POLRI melakukan aktivitas pemeriksaan, untuk itu Bupati Belu didampingi Wakapolres Belu melakukan pemantauan langsung ke posko pemeriksaan tersebut pada hari selasa (21/04/2020).
Kepada para Wartawan Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengatakan Posko pemantauan Covid-19 di Batas wilayah Kabupaten Belu ini sudah direncanakan sejak bulan Maret 2020, namun di pertengahan bulan April tahun 2020 baru bisa beroperasi karena ada beberapa kendala teknis yang dihadapi. Dirinya berpesan kepada para petugas posko terutama tim medis agar selalu memakai APD saat melakukan pemeriksaan terhadap pengendara mobil dan motor.
‘’ Lakukan pemeriksaan yang maksimal terhadap pengendara dan penumpang yang akan masuk ke Wilayah Kabupaten Belu, jangan ada pengendara yang lolos dari pemeriksaan dan pantauan, terutama mereka yang berasal dari luar kota,” pinta Bupati.
Menurut Bupati Belu, aktivitas posko akan dibiayai penuh oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu, untuk itu diminta agar para koordinator posko boleh mengajukan anggaran untuk melakukan pelayanan-pelayanan ekstra terutama terkait kelengkapan Alat Pengamanan Diri (APD) serta biaya logistik, makan minum petugas dan obat-obatan penambah daya tahan tubuh (Vitamin) bagi para petugas posko.
“ Saya instruksikan agar petugas melakukan pemantauan secara ketat selama 24 jam di tiga Posko Utama yaitu posko Tasaain, Posko Motadik dan Posko Teun, dengan tetap berkoordinasi dengan posko induk Kabupaten sehingga pelaksaan pemantauan terhadap setiap orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Belu terutama yang berasal dari daerah terdampak bisa proteksi secara ketat,” tegas Bupati Willy.
Setiap kendaraan yang ingin memasuki wilayah Kabupaten Belu ditahan, penumpangnya di suruh turun, mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian dibawa ke dalam posko untuk didata dan dilakukan pemeriksaan secara medis. Sementara petugas lainnya melakukan penyemprotan cairan disinfektan setelah itu baru disuruh melanjutkan perjalanan memasuki wilayah Kabupaten Belu.
Berita/Foto : Mercy Aton & Hengki Mau

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.