RAKOR TOKOH AGAMA & PEMKAB BELU BAHAS PENANGANAN COVID – 19

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (17/04), Pencengahan penularan dan penyebaran COVID – 19 di Negara Indonesia terkhusus di Wilayah Kabupaten Belu perlu diatasi bersama dan membutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya Pemerintah yang langsung bertindak melakukan penanganan COVID – 19 akan tetapi seluruh unsur yang terlibat dalam Gugus percepatan penanganan COVID – 19. Menyikapi hal itu, Pemkab Belu melakukan Pertemuan kerjasama kemitraan bersama Uskup Atambua serta Unsur Forkopimda plus yang bersifat sharing pendapat tentang penanganan tugas masing – masing sesuai dengan tugas yang dibentuk dalam Gugus tugas percepatan penanganan COVID -19 di Kabupaten Belu.
Pertemuan kemitraan ini berlangsung di Aula Emaus Keuskupan Atambua, yang dipimpin langsung Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH didampingi Uskup Atambua- Mgr. Dominikus Saku, Pr dan Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan.
Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID – 19) Kabupaten Belu mengatakan dalam rangka pencegahan penularan dan penyebaran COVID – 19, Pemerintah dalam hal ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19 telah melakukan berbagai upaya penanganan COVID – 19 sesuai dengan SK Pembentukan Gugus tugas Percepatan Penanganan COVID – 19. Salah satu upayanya adalah pembentukan 10 posko percepatan penanganan COVID- 19.
“Di setiap posko itu, akan melibatkan tim penanganan COVID – 19 diantarannya Tim Kesehatan, TNI – Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan juga pimpinan wilayah setempat serta pihak – pihak terkait dan akan segera difungsikan untuk menangani COVID-19,” ujar Bupati Belu.
Terkait kesadaran masyarakat soal Physical Distancing yang masih rendah, Bupati mengharapkan agar dalam melakukan aktivitas dimana saja hendaknya menjaga jarak, karena dengan menjaga jarak sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona. Tidak hanya itu, untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat menggunakan masker, penyemprotan disinfektan untuk melawan Corona virus.
Sementara itu, Uskup Atambua – Mgr. Dominikus Saku, Pr menjelaskan Pertemuan yang dilaksanakan ini merupakan kerjasama kemitraan yang membahas berbagai upaya penanganan tugas masing – masing sesuai dengan SK Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19. Dan Gereja Keuskupan Atambua merespon secara sangat positif dan baik kerjasama yang selama ini dibangun karena gereja menyadari melayani umat Keuskupan Atambua sama dengan tugas Pemerintah untuk melayani masyarakat di Wilayah Keuskupan Atambua.
“ Tugas yang bisa dilakukan adalah kita sebagai Gereja memainkan peran di 2 hal yang sangat penting perkuatan kehidupan rohani yang dilakukan melalui penyadaran masyarakat untuk melihat makna rohani dibalik situasi pandemi covid 19 dan penyakit adalah nasib manusia,” Jelas Uskup Atambua – Mgr. Dominikus Saku, Pr
Uskup mengajak masyarakat agar tidak takut secara berlebihan, tetap bertahan dalam Iman, Harap dan Cinta bahwa Tuhan hadir dan memelihara hidup kita dan tetap setia mengikuti liturgi dan ibadah gereja walaupun tidak hadir secara penuh akan tetapi menimba manfaat rohani secara besar – besar dalam kehidupan sehari – hari.
Sebagai informasi, direncanakan Pemerintah Kabupaten Belu, Gereja Keuskupan Atambua akan membagikan masker gratis kepada Masyarakat Kab. Belu dalam waktu dekat ini untuk mencegah COVID–19.
Hadir dalam rapat ini yakni Plt. Sekda Belu – Drs. Mersel Mau Meta, Ketua DPRD Kab. Belu – Jeremias Manek Seran Jr, Kapolres Belu – AKBP Cliffry Steiny Lapian, Dandim 1605 Belu – Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho, Kejari Belu – Alfons Loe mau, Kepala Bea Cukai, Tribuana Wetangterah, Perwakilan dari Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Pater Vikjen Keuskupan Atambua –Pater Vinsentius Wun, SVD, Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Atambua – Romo Urbanus Hala, Pr, selain itu Kepala Dinas Kominfo Kab. Belu – Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan – dr. Joice Manek, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah – Drs. Balthasar Bouk, Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek – dr. Bathseba E. Corputty.
Foto/Berita: Norci Man & Cransen Fontes
Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.