PERAYAAN MISA MINGGU PALEM TANPA UMAT

Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU–Minggu (05/04) MGR. Dominikus saku l, PR memimpin perayaan misa online Minggu Palem tanpa umat di Gereja Katedral Paroki Santa Maria Imaculata Atambua.
Perayaan misa online tanpa umat yang bertemakan Raja Damai di Jalan Derita ini diikuti oleh seluruh umat Keuskupan Atambua secara online melalui halaman Facebook Komsos Keuskupan Atambua.
Uskup Atambua MGR. Dominikus Saku, PR dalam khotbahnya mengatakan Perayaan Minggu Palem hari ini menampilkan dua wajah yang menunjukkan wajah Allah.
” Perayaan misa hari ini menampilkan dua wajah Allah kepada kita, yakni yang pertama menampilkan wajah Kemuliaan, wajah Keagungan, wajah Kebesaran, wajah Pembebasan, Tuhan kita Yesus Kristus masuk ke kota Yerusalem dengan penyambutan yang meriah, Ia disambut oleh banyak orang, mereka adalah masyarakat biasa, sederhana yang mengalami kebaikan Allah melalui kehadiran Yesus,” ungkapnya.
Yesus hadir bagi mereka yang lapar diberikanNya makan, mereka yang haus diberiNya minum, mereka yang sakit diberikan penyembuhan, mereka yang mati diberi kebangkitan dan yang kekurangan harapan dan putus asa dan bersengsara mengalami pembebasan. Sungguh mereka sangat mengakui Tuhan Yesus sebagai Raja Daud Putra Allah yang Mahatinggi yang datang untuk menyelamatkan mereka. Maka mereka menyambut Tuhan Yesus dengan sorak-sorai dengan menyerukan hosana Raja Daud terberkatilah dia yang datang atas nama Tuhan mereka mengakui Kristus adalah Raja Penyelamat.
Saudari dan saudaraku yang terkasih wajah yang kedua dari perayaan Minggu Palem adalah wajah Penderitaan, wajah Salib sebagaimana kita baca dalam kisah sengsara pada hari ini Tuhan kita Yesus Kristus mati secara mengenaskan Ia masuk ke kota Yerusalem untuk menuntaskan menggenapkan karya keselamatan Allah, perutusanNya itu justru terjadi melalui penderitaan hingga mati diatas kayu Salib. Sebagaimana yang tertulis pada bacaan pertama Nabi Yesaya menggambarkan Mesias harus menderita, Allah Mahatinggi yang tersembunyi dalam kemanusiaannya yang menderita dan justru Nabi Yesaya mengarahkan harapan, iman dan cinta kita untuk menemukan bahwa Tuhan kita Yesus Kristus yang bersengsara adalah Raja Mesias dan penyelamat kita.
Dan didalam bacaan kedua kita diingatkan oleh Santo Paulus, justru Kristus dalam kemanusiaannya yang direndahkan sedemikian rupa sampai menanggung penderitaan dengan memikul salib hingga mati diatas bukit Golgota adalah Tuhan penyelamat kita, dia berserah diri sampai mati di kayu salib, dia adalah Raja penderita untuk pembebasan umat manusia.
Saudari dan saudara yang terkasih dalam Tuhan pengajaran yang seperti itu seringkali dalam penderitaan dalam suasana hidup tersulap, kita merasa sangat diliputi oleh perasaan dan suasana putus asa segala-galanya nampak suram redup dan gelap gulita, Justru Perayaan Hari ini mau mengingatkan kita kalau kita mampu melihat kebesaran dan keagungan Allah di dalam situasi hidup yang suram itu kita akan menemukan keselamatan di dalam Allah, marilah kita memaknai hidup kita yang sementara tercekam oleh ketakutan, kecemasan, karena virus Corona.
Marilah kita menemukan kebesaran Allah di dalam peristiwa yang kelam ini marilah kita bersama dengan Tuhan memikul salib hidup kita menjadikan ketakutan dan kecemasan kita sebagai salib didalam Tuhan supaya kita bersama Tuhan mampu membawa keselamatan bagi dunia ini.
Bapak uskup juga mengucapkan selamat memasuki pekan suci bagi umat Keuskupan Atambua.
“Marilah kita memasuki pekan suci dan merenungkan sengsara, penderitaan,wafat dan kebangkitan Tuhan, berdoalah tetap didalam Tuhan temukanlah kebesaran dan keagungan_Nya didalam peristiwa perayaan misa hari ini supaya Tuhan yang bangkit sungguh-sungguh menciptakan pembaharuan bagi dunia dan hidup kita,”kata uskup.
Untuk diketahui perayaan misa Kamis putih akan berlangsung tepat jam 18.00 Wita, perayaan Jumat Agung berlangsung tepat jam 15.00 wita, perayaan misa Sabtu aleluya berlangsung tepat jam 18.00 wita, dan perayaan Pesta Paskah misa berlangsung tepat jam 08.00 wita.
Foto/Berita: Hengky Mao, Andy Luan & Rio BB

 

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.