KAKANWIL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM NTT KUNJUNGI TAPAL BATAS MOTAIN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU— Sabtu, (21/03), Bupati Belu –Wilybrodus Lay, SH menerima kunjungan kerja Kakanwil Kemenkumham NTT – Marciana Dominika Jone, SH bersama rombongan Intelijen Keimigrasian Pusat. Pertemuan berlangsung di ruang Kerja Bupati Belu, Jumat (20/03).

Kakanwil Kemenkumham NTT – Marciana Dominika Jone, SH mengatakan kunjungan ini untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan petugas keimigrasian yang bertugas dipintu perbatasan RI-RDTL, dimana Motaian sebagai salah satu pos lintas batas negara menuju Timor Leste. Dan sebelum berkunjung ke pintu batas Motaain, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Atambua bertatap muka dengan Bupati Belu.

Terkait kondisi dipintu masuk RI – RDTL, Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengatakan pintu masuk perbatasan sampai saat ini belum ditutup, namun pengawasan terhadap kedatangan yang lebih diperketat. Pemberitaan adanya Lockdown dari Pemerintah Timor Leste tidak sepenuhnya hanya Lockdown dengan syarat tertentu.

‘’ Saya juga sangat setuju dengan kebijakan –kebijakan pencegahan, jadi kita juga harus berpikir untuk memutus mata rantai dari penularan penyebaran Covid-19 yaitu dengan beristirahat dan semua pekerjaan kantor kita bisa lakukan dirumah, dan anak sekolah juga tidak diliburkan tetapi dirumahkan dan semua pelajaran bisa disampaikan secara online atau dengan internet,’’ ujarnya.

K.A. Halim, Kepala Kantor Imigrasi Atambua menjelaskan, kita sudah bekerjasama untuk memerangi ancaman dari virus Corona ini dengan membekali diri, alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan dan Handsanitizer, dan untuk kesehatan sendiri mereka sudah mempunyai alat termo screen, termograms dan kami mengusulkan agar ketika masuk di pintu masuk harus mencuci tangan dahulu, jangan sampai Suspeck. Kalau diperbatasan kita menunggu pemerintahan pusat, walaupun sudah ada signal dari Gubernur NTT bahwa akan segera dilakukan lockdown, tetapi pemerintah sebelah juga melakukan lockdown tidak sepenuhnya, masih ada pengecualian, dan untuk lockdown kita masih menunggu perintah dari pusat.

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian – Christian Pena, Kasubid Intelijen Keimigrasian –Rudy Syafi’i, Kasubid Informasi dan Keimigrasian – Esthau Fagih, dan Ali Ibrahim

Berita /Foto: Asih Mukti & Jun Naibuti

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.