KUNKER BUPATI BELU KE DESA DIRUN, BAHAS KESEHATAN, PETERNAKAN DAN DOKUMEN PENDUDUK

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat (20/03), Stunting masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah, Pemerintah Desa harus serius dalam menekan angka penurunan stuting, salah satu desa yang masih terdapat stunting cukup banyak adalah Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen sesuai dengan data yg disampaikan Kepala Desa Dirun terdapat 35 orang Anak yg terdata sebagai stunting. Mencegah stunting masyarakat harus mengkonsumsi makanan bergizi di mulai dari masa kehamilan karena salah satu faktor penyebab stunting adalah kurang gizi. Hal ini di sampaikan Bupati Belu dalam arahannya saat kunjungan kerja di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kamis (19/03).

” Sekarang ini orang tua lebih banyak memberikan makanan instant yang tidak memiliki kandungan protein sehingga menyebabkan anak-anak tidak mendapat asupan protein yang cukup dan pertumbuhannya menjadi terhambat, tolong perhatikan anak-anak kita agar pertumbuhannya harus baik,” kata Bupati.

Bupati menambahkan setiap masyarakat harus memiliki identitas diri seperti KTP, KK, Akta Nikah dan Akta Lahir.

” Bagi masyarakat yang belum memiliki KTP, Akta Nikah, Akta Lahir, segera urus karena sangat dibutuhkan ketika menerima bantuan dari pemerintah ataupun urusan lainnya,” jelas Bupati.

Khusus untuk pengembangan peternakan Bupati mengatakan agar masyarakat bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemerintah desa melakukan uji coba pengawetan rumput untuk pakan ternak menggunakan rumput kingres yg sudah dibudidaya masyarakat dalam mengatasi ketersediaan pakan ternak saat musim panas.

Usai melakukan tatap muka bersama masyarakat, Bupati Belu bersama rombongan berkesempatan melihat obyek Wisata padang rumput fulan fehan guna pengembangan kawasan tersebut.

.
.
Berita/Foto : Tim Peliputan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.