BUPATI TINJAU PASAR TRADISIONAL ATAMBUA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (19/03), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH melakukan Peninjauan ke Pasar Tradisional Atambua dalam rangka bertatap muka dengan sejumlah pedagang pasar tradisional.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Belu bersama rombongan mendatangi sejumlah pedagang, baik pedagang daging sapi, babi, ayam potong dan Ikan yang berada di Pasar Tradisional Atambua, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Belu mengatakan peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara dekat para pedagang daging babi yang beraktivitas di Pasar Tradisional Atambua. Selain itu, untuk mendengar langsung keluhan dari para pedagang babi yang mengalami kerugian karena banyak daging babi yang tidak ‘’laku’’ akibat mewabahnya virus African Swine Fever (ASF).

Bupati Willy Lay memastikan bahwa, daging babi yang dijual di Pasar Tradisional Atambua sudah melalui pemeriksaan oleh petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, sehingga daging yang dijual merupakan daging-daging yang sehat. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang ingin membeli daging babi bisa membeli ditempat penjualan yang ada di Pasar sehingga tetap aman untuk dikonsumsi. Selain itu, masyarakat Kabupaten Belu juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan serta mengkonsumsi makanan yang bergizi, sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dan apabila penjual dan pembeli merasa kurang sehat dilarang untuk mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pasar.

‘’Himbauan dari Menpan dan Menkes bahwa hindari kontak ditempat umum dan kalau bisa menjaga jarak antar sesama ditempat keramaian. Saya pastikan bahwa, Kabupaten Belu belum ada masalah Covid-19. Saya mengajak kita untuk bersama-sama menjaga lingkungan kita, sehingga bisa mencegah Virus Covid-19 masuk ke Kabupaten Belu,” tandasnya.

‘’Soal Rumah Sakit dirinya mengatakan bahwa dari Pemerintah Kabupaten Belu sendiri rumah sakit untuk masyarakat yang terkena Covid-19 sementara disiapkan karena rumah sakit Belu merupakan salah tempat yang ditunjuk untuk menyiapkan Ruang Isolasi,” ungkapnya.

Hadir dalam peninjauan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kab. Belu – Yohanes Jefri Nahak, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Belu – Fransiskus X. Asten, S.Sos, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu – Drs. Nikolaus Umbu K. Biri, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu – Vinsensius K. Laka, ST, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Belu – Marius Fortunatus Loe, S.IP, Kasat Pol. PP Kabupaten Belu – Aloysius M. Fahik, S.STP, serta pimpinan OPD Lingkup Pemkab Belu.

.
.
Berita/Foto : Mercy Aton, Bene Luan & Okto Mali

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.