YAYASAN PLAN INTERNASIONAL GELAR PELATIHAN STBM DAN MKM TINGKAT SEKOLAH DASAR

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (12/03), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu- Frans Manafe, S.Pi didampingi Perwakilan Yayasan Plan Internasional Indonesia – Selviana Devina, Koordinator Wilayah Belu Malaka Yayasan Plan Se-Indonesia – Denny Rahardian membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Pendidik Sebaya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM) Tingkat Sekolah Dasar se – Kabupaten Belu, di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua.

Pelatihan Pendidik Sebaya STBM dan MKM Tingkat Sekolah Dasar se – Wilayah Kabupaten Belu ini mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku STMB yang ditetapkan sebagai kebijakan nasional berdasarkan Peraturan Manteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014. Pelatihan pendidik sebaya di selenggarakan oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia Kerjasama dengan Yayasan Pijar Timur Indonesia dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa kondisi hygiene dan sanitasi dilingkungan sekolah khususnya 5 pilar STBM dan MKM serta meningkatkan perhatian dan komitmen para steakholders untuk pelaksaan program sanitasi di sekolah.

Kegiatan ini di hadiri OPD terkait, 12 Puskesmas di Wilayah Kabupaten Belu, 16 perwakilan Sekolah Dasar dan SDLB yang ada di Wilayah Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu – Frans Manafe, S.Pi mengatakan pembangunan kesehatan merupakan salah satu bagian dari pembangunan nasional, untuk tercapainya kemauan, kesadaran dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk Indonesia sehingga dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal, hal ini sebagai upaya percepatan sanitasi total berbasis masyarakat dan manajemen kebersihan menstruasi pada Sekolah Dasar dan SDLB di Kabupaten Belu.

Sanitasi total berbasis masyarakat bukan proyek, tetapi merupakan pendekatan untuk merubah prilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat yang merupakan target nasional dalam menurunkan penyakit yang berbasis lingkungan, berbagi inovasi telah pemerintah lakukan baik dari pusat maupun daerah melalui 5 pilar STBM antara lain stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan dan minuman yang aman, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Yayasan Plan Internasional Indonesia – Selviana Devina mengungkapkan Yayasan Plan Internasional Indonesia hari ini melakukan pelatihan pendidik sebaya untuk anak SD dan SDLB, ada 15 SD yang tersebar di kabupaten belu dan kami libatkan, masing –masing sekolah dengan mengutus 4 orang perwakilannya dan seorang guru pendamping, selain itu kami juga melibatkan pihak puskesmas.

Selviana menambahkan, kegiatan ini akan dilakukan selama dua hari dengan mengahadirkan para pemateri. Materi yang diberikan terkait STBM dan MKM. Di harapkan melalui pelatihan ini bisa melatih anak – anak untuk menjadi pendidik sebaya dilingkungan sekolahnya dan bagi teman –temannya. Melalui kegiatan ini pesan yang disampaikan yakni kami ingin anak – anak ini menjadi duta sanitasi atau agen perubahan sehingga mereka bisa mengajak teman – temannya untuk berperilaku hidup sehat baik dirumah maupun disekolah.

Pada kegiatan ini juga dilakukan penyematan topi dan rompi sahabat sanitasi kepada dua Perwakilan Duta sanitasi yang disematkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu.

Berita/foto : Asih Mukti & Jun Naibuti

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.