MISA PEMBERKATAN GUA MARIA RATU PENGHIBUR ORANG BERDUKA CITA DAN PERINGATAN HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Minggu (08/03), Umat Katolik Paroki Sta. Maria Imakulata Atambua mengikuti Misa Pemberkatan Gua Maria Ratu Penghibur Orang Berduka Cita (RPOB) sekaligus Pembukaan Hari Perempuan Internasional, di Aula Kantor Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Atambua, Sabtu (7/3).

Pemberkatan Gua Maria Ratu Penghibur Orang Berduka Cita dan Peringatan Hari Perempuan Internasional ke – 109 ini diawali dengan Perayaan Misa Kudus yang dipimpin Pater Videlis Jemali, SVD. Perayaan Misa ini berjalan meriah dengan lagu – lagu yang dipersembahkan oleh siswa – siswi SMA Katolik Kusuma Atambua.

Umat begitu antusias dan khusuk mengikuti Perayaan Misa ini, meskipun cuaca sempat tidak memungkinkan.

Hadir dalam Perayaan Misa Kudus, Kepala Kejaksaaan (Kajari) Negeri Belu – Alfonsius G. Loe Mau, SH., M.H, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu – Ny. Litwina Viviawati Ng Lay, para Suster, Perwakilan Dandim 1605/Belu, umat dari masing – masing lingkungan atau wilayah, Staf FPPA Atambua serta insan pers.

Pater Videlis Jemali, SVD dalam kotbahnya mengatakan, Gua Maria adalah konsep simbol – simbol di mana paroki dan umatnya berada dalam satu kesatuan yang siap dibentuk di Hati Bunda Maria, karena Hati Maria adalah sumber kekuatan dan dukungan bagi Yesus dalam melaksanakan karya dan misi-Nya.

“Kita patut bersyukur dan berbangga melihat perkembangan paroki kita yang pelan – pelan mengalami perkembangan dalam pembangunan. Saya berharap, diberkatinya Gua Maria ini menjadi lebih indah, agar kita merasa nyaman, aman, tenang dan sejuk untuk berdoa dan berziarah ke tempat ini,” ungkap Pater Videlis.

Usai kotbah, Pater Videlis Jemali, SVD melakukan pemberkatan beberapa Ruangan FPPA dan Salib Gua Maria yang berada didepan Gedung FPPA.

Koordinator FPPA Atambua – Sr. Sesilia Anak Agung SSpS usai pemberkatan Gua Maria mengemukakan, pembangunan Gua Maria ini menghabiskan dana sekitar Rp. 25.000.000,- ( Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Dana tersebut diperoleh dari swadaya umat dan dibantu oleh para donatur. Dirinya berharap, agar tempat ini betul – betul dijaga dan dirawat agar menjadi tempat yang indah dan kudus.

” Terima kasih kepada Dandim 1605/Belu yang sudah memberikan kepercayaan kepada anggotanya untuk membangun Gua Maria ini dengan penuh semangat dan rasa tanggungjawab yang tinggi, sehingga proses pembuatan Gua Maria dapat berjalan dengan baik. Bagi kami, Kehadiran TNI merupakan satu kesatuan dan keluarga besar dalam membangun dan menjaga NKRI,” ujar Suster Sisilia.

Terkait dengan peringatan Hari Perempuan Internasional, Suster Sesilia menjelaskan bahwa, Hari Perempuan Internasional dibentuk guna merayakan pencapaian yang telah dibuat oleh kaum wanita dalam upaya menyetarakan gender, mulai dari kesetaraan sosial, ekonomi hingga politik telah berhasil dicapai berkat usaha yang yang dilakukan oleh kaum perempuan. Selain itu, Hari Perempuan Internasional juga bertujuan sebagai seruan kaum wanita untuk memperjuangkan hak – hak mereka.

“Jadi, dengan adanya Hari Perempuan Internasional ini, kaum wanita dapat terus memperjuangkan dan menyuarakan keinginan mereka dalam mencapai kehidupan tanpa kesenjangan karena berbeda gender,” tandas Suster Sisilia.

Sementara itu, Dandim 1605/Belu – Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho mengatakan, dibangunnya Gua Maria Penghibur Orang Berduka Cita ini merupakan suatu wujud perhatian TNI kepada masyarakat untuk dijadikan lokasi ini sebagai tempat berdoa dan berziarah.

“TNI harus menyatu dengan masyarakat. Ini merupakan salah satu bukti bahwa TNI tidak hanya pegang senjata, tetapi juga terlibat dalam karya – karya seni dan berbaur dengan masyarakat, khususnya ditempat kami bertugas. Kami bekerja dengan penuh semangat, sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang bagus, sehingga banyak yang mengagumi layaknya seperti primadona,” ujar Dandim.

Usai perayaan misa, dilanjutkan dengan Penyalaan Lilin tiap orang (Doa Untuk Perdamaian dan Anti Human Trafficking), Konfrensi Pers dan diakhiri dengan makan malam bersama.

Untuk diketahui, renovasi Gua Maria Ratu Penghibur Orang Berduka Cita ini merupakan buah karya Kodim 1605/Belu.

Foto/ berita : Ichy Klau, Okto Mali & Frans Leki

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.