PENUTUPAN TAMPIK PROJECT “KAMI SIAP LANJUTKAN “

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU- Kamis (05/03), Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan membuka pertemuan Pembelajaran Tahunan dan Penutupan TaMPIK Project , yang diselenggarakan oleh Catholic Relief Service ( CRS ) bekerjasama dengan Panitia Pengembangan Sosial Ekonomi ( PPSE ) Keuskupan Atambua, berlangsung di Wisma Emaus Center Nenuk, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Pertemuan Pembelajaran Tahunan TaMPik Project yang melibatkan 10 desa se – Kabupaten Belu ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan keluarga dan program peningkatan kapasitas lembaga mitra kerja lokal, di sepuluh desa dampingan Catholic Relief Service ( CRS ) bekerjasama dengan Panitia Pengembangan Sosial Ekonomi ( PPSE ) Keuskupan Atambua.

Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan dalam sambutannya mengatakan, kehadiran lembaga-lembaga seperti CRS atau LSM lainnya merupakan bentuk kepedulian dan inovasi yang ingin mengubah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kehadiran CRS ini banyak membantu mengatasi masalah rawan pangan dengan memberikan pelatihan keterampilan serta simpan pinjam kepada kelompok-kelompok di Kabupaten Belu.

Wabup Ose Luan juga menegaskan kepada para Kepala Desa agar terus menuntun kelompok-kelompok yang telah dibentuk untuk melaksanakan apa yang telah di dapat dari CRS dan PPSE Keuskupan Atambua.

Pimpinan CRS Indonesia – Yenni Suryani dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan daerah dan Kepala Desa yang sudah 3 tahun menerima kahadiran CRS dan PPSE di sepuluh desa se – Kabupaten Belu, terutama para petani terkait saran-saran untuk dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta hasil produksi lawat kerja keras.

Yenni menambahkan, memasuki bulan terakhir program TaMPIK, para Kepala Desa diminta untuk terus mendukung para petani melanjutkan kegiatan – kegiatan yang berguna yang diperoleh selama proyek berlangsung seperti praktek pertanian lahan kering.

Dirinya berharap, agar para petani yang telah mendapatkan ilmu dari CRS dan PPSE, untuk menularkan ilmu tersebut kepada masyarakat lain sehingga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Usai kegiatan Wakil Bupati Belu meninjau stand – stand produk unggulan hasil pertanian 10 Desa Binaan CRS dan PPSE Keuskupan Atambua.

.
.
Foto/Berita: Anna Ukat, Wilson Bau & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.